Penumpang Kereta Api Daop 4 Semarang Tembus 7,2 Juta pada Semester I 2026
SEMARANG – Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang terus meningkat sepanjang semester I 2026. Tercatat sebanyak 7,2 juta penumpang naik dan turun di berbagai stasiun wilayah Daop 4, atau meningkat 10,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Manajer Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan jumlah penumpang pada Januari hingga Juni 2026 mengalami kenaikan dibandingkan semester I 2025 yang mencapai 6,5 juta orang.
“Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi andalan,” katanya, sebagaimana diwartakan Antara, Minggu (05/07/2026).
Menurut Luqman, peningkatan jumlah penumpang didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat pada sejumlah momentum, seperti angkutan Lebaran 2026, libur nasional, hingga libur panjang akhir pekan yang berlangsung selama semester pertama tahun ini.
Selain mencatat pertumbuhan jumlah penumpang, Stasiun Semarang Tawang juga masih menjadi stasiun dengan aktivitas penumpang tertinggi di wilayah Daop 4. Selama semester I 2026, jumlah penumpang yang naik maupun turun di stasiun tersebut mencapai sekitar 2,1 juta orang.
Luqman menilai layanan kereta api tidak hanya berperan sebagai sarana transportasi, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pergerakan ekonomi, akses pendidikan, sektor pariwisata, serta memperkuat konektivitas antardaerah.
Menurut dia, PT KAI terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan operasional perjalanan kereta api, peningkatan fasilitas stasiun, optimalisasi layanan pelanggan, serta penyediaan informasi perjalanan yang lebih cepat dan mudah diakses.
Komitmen tersebut diharapkan mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api sekaligus mendukung peningkatan mobilitas yang aman, nyaman, tepat waktu, dan efisien pada periode-periode berikutnya. []
Redaksi01
