PLN ULP Grogol Jadwalkan Pemadaman 8 dan 10 September, Ini Wilayah Terdampak

GROGOL – Pelanggan listrik di sejumlah wilayah pelayanan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Grogol perlu mengatur aktivitas lebih awal menyusul pemeliharaan jaringan yang berdampak pada penghentian sementara pasokan listrik pada Selasa (08/09/2026) dan Kamis (10/09/2026).

Pemadaman terencana tersebut berlangsung masing-masing selama empat jam, yakni pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Langkah itu dilakukan untuk mendukung pemeliharaan jaringan distribusi dan menjaga keandalan sistem kelistrikan, sehingga masyarakat di lokasi terdampak diharapkan tidak menganggapnya sebagai gangguan listrik yang muncul secara tiba-tiba.

Pada Selasa (08/09/2026), wilayah yang masuk dalam daftar terdampak meliputi sebagian Temulus, Babrik, Pondok, Bowan, Kudu, dan kawasan sekitarnya. Pemadaman dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.00-14.00 WIB selama pekerjaan pemeliharaan jaringan distribusi berlangsung.

Sementara itu, pemeliharaan berikutnya dijadwalkan pada Kamis (10/09/2026). Wilayah yang terdampak mencakup sebagian Jalan Pesanggrahan, Langenharjo, Bacem, Jalan Brigjen Sudiarto, Jalan Cempaka, Jalan Merpati, Jalan Gelatik, Pasar Grogol, Wisma Doa, serta kawasan di sekitarnya.

Informasi mengenai jadwal tersebut menjadi penting bagi pelanggan karena penghentian pasokan listrik pada rentang waktu tersebut dapat memengaruhi berbagai kegiatan, mulai dari pekerjaan rumah tangga hingga operasional usaha dan perkantoran.

Sebagaimana diberitakan Tribuntrends, Selasa, (08/09/2026), pemeliharaan jaringan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan listrik. Karena waktu penghentian pasokan sudah ditentukan, pelanggan dapat melakukan sejumlah persiapan sebelum pekerjaan dimulai.

Bagi rumah tangga, persiapan dapat dilakukan dengan mengisi daya telepon seluler dan perangkat komunikasi lainnya sebelum pukul 10.00 WIB. Penerangan darurat juga dapat disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan selama listrik tidak tersedia.

Pelanggan yang menggunakan pompa listrik untuk kebutuhan air juga perlu memperhitungkan durasi pemadaman. Menyimpan persediaan air sebelum listrik dipadamkan dapat membantu mengurangi gangguan terhadap kebutuhan rumah tangga selama pekerjaan berlangsung.

Sektor usaha juga perlu melakukan penyesuaian. Pelaku usaha yang menggunakan peralatan listrik untuk kegiatan produksi, perdagangan, penyimpanan, maupun pelayanan dapat mengatur pekerjaan yang membutuhkan pasokan listrik sebelum atau setelah periode pemeliharaan.

Kondisi serupa perlu diperhatikan perkantoran dan fasilitas pelayanan yang berada di wilayah terdampak. Pengelola dapat mengatur pekerjaan yang bergantung pada perangkat listrik serta memastikan perangkat komunikasi tetap memiliki daya yang cukup.

Meski demikian, jadwal tersebut tidak bersifat mutlak. Dalam pengumumannya, PLN menyampaikan bahwa waktu pelaksanaan pekerjaan dapat berubah menyesuaikan kondisi di lapangan.

Dengan demikian, listrik berpotensi kembali menyala sebelum pukul 14.00 WIB apabila pekerjaan selesai lebih cepat. Sebaliknya, perubahan kondisi selama proses pemeliharaan juga dapat menyebabkan penyesuaian waktu penyelesaian.

Pelanggan karena itu perlu mengikuti informasi terbaru dari PLN agar dapat menyesuaikan aktivitas apabila terjadi perubahan jadwal. Informasi dan pengaduan terkait layanan kelistrikan dapat diperoleh melalui layanan PLN 123, media sosial resmi PLN, serta aplikasi PLN Mobile.

Pemeliharaan jaringan distribusi menjadi bagian dari upaya menjaga kontinuitas dan keandalan pasokan listrik. Dengan mengetahui jadwal serta lokasi terdampak sejak awal, masyarakat dapat mengurangi potensi gangguan terhadap aktivitas dan memanfaatkan waktu pemadaman untuk melakukan penyesuaian kegiatan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *