Rumah Nyaris Roboh, Warga Sindetlami Probolinggo Butuh Uluran Tangan

0
Foto Miskinok

Laskar Jogo Probolinggo saat mendatangi kediaman Sri Wahyuni warga Desa Sindetlami, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo yang membutuhkan uluran tangan. (Foto : Rachmat Effendi)

PROBOLINGGO – Warga miskin di Besuk, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, kondisinya memprihatinkan. Warga miskin tersebut bernama Sri Wahyuni (64), ia tinggal bersama suami dan anaknya anaknya yang mengalami keterpurukan ekonomi sejak beberapa tahun silam. Ia Tinggal di Dusun Krajan, RT 10, RW 03, Desa Sindetlami, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo

Rumah yang ditempatinya berada dalam kondisi miring, dengan sejumlah tiang penyangga yang mulai lapuk dimakan usia sehingga dinilai tidak lagi layak huni dan berpotensi membahayakan keselamatan penghuninya.

Selain menghadapi persoalan tempat tinggal yang memprihatinkan, Sri Wahyuni juga hidup dalam keterbatasan ekonomi. Berdasarkan pengakuannya, ia tidak memiliki pekerjaan tetap dan hanya memperoleh penghasilan ketika ada kegiatan hajatan atau acara warga, dengan bekerja sebagai pencuci piring maupun pekerjaan serabutan lainnya.

Menurut pengakuan Sri Wahyuni, keluarganya memang menerima bantuan sosial dari pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau program bantuan sejenis. Namun, keterbatasan ekonomi membuat bantuan tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan untuk memperbaiki rumah yang kondisinya semakin memprihatinkan.

Sejumlah warga setempat juga menyampaikan bahwa terdapat rumah lain yang berjarak sekitar 30 meter dari kediaman Sri Wahyuni yang telah memperoleh bantuan program bedah rumah. Informasi mengenai jenis program bantuan tersebut masih perlu diverifikasi kepada pemerintah desa maupun instansi terkait agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Kondisi ini menjadi perhatian warga yang berharap pemerintah daerah, pemerintah desa, serta instansi terkait dapat melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kelayakan rumah tersebut dan menilai apakah keluarga Sri Wahyuni memenuhi persyaratan sebagai penerima program rumah layak huni.

Sementara itu Ketua Laskar Jogo Probolinggo Habib Mustofa merasa prihatin atas kondisi keluarga Sri Wahyuni yang memang layak rumahnya mendapatkan bantuan bedah rumah.

“Kami sudah membuat Proposal ke Baznas Kabupaten Probolinggo agar bisa dibantu keluarga miskin seperti Ibu Sri Wahyuni, mudah-mudahan segera direspon,” ujar Habib Mustofa, Jum’at (6/11/2026).

Habib Mustofa juga mengajak pihak-pihak yang memiliki kemampuan ekonomi untuk ikut memberikan bantuan kemanusiaan demi meringankan beban keluarga tersebut.

Harapan serupa juga disampaikan kepada para anggota DPRD Daerah Pemilihan Kecamatan Kraksaan, Besuk dan Gading agar dapat memberikan perhatian dan memfasilitasi upaya perbaikan rumah warga yang kondisinya sudah tidak layak huni.

“Harapannya kepada wakil rakyat yang saat ini berada di Dapil Kecamatan Kraksaan, Besuk dan Gading khususnya agar kiranya memiliki kepedulian kepada warga yang membutuhkan,” pungkas Habib Mustofa. (rac)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *