Samarinda Tampil di Panggung Nasional Lewat HKG PKK 2025

ADVERTORIAL – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai kedatangan tamu dari berbagai provinsi di Indonesia menjelang pelaksanaan tiga agenda nasional, yakni Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK, dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang berlangsung pada 7–10 Juli 2025.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Norhayati Usman, mendapat peran strategis sebagai liaison officer (LO) untuk mendampingi dan memastikan pelayanan optimal bagi tamu dari berbagai daerah.

Norhayati menyampaikan bahwa sejumlah rombongan telah tiba lebih awal, termasuk dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mendarat di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan, pada Senin (7/7/2025). Ia memastikan seluruh tamu mendapatkan pendampingan yang maksimal selama berada di Kaltim.

“Alhamdulillah, rombongan dari Maluku Utara juga sudah tiba dengan selamat di Kalimantan Timur,” ujar Norhayati.

Ia menegaskan, peran LO tidak hanya sebatas penyambutan, tetapi juga mencakup koordinasi pelayanan, mobilisasi, hingga memastikan kenyamanan tamu selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan nasional tersebut.

Dua hari sebelumnya, Sabtu (5/7/2025), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) menggelar jumpa pers dalam rangka mempublikasikan kesiapannya menggelar puncak HKG PKK ke-53 dan Rakernas X PKK yang diagendakan di Samarinda Convention Hall pada Selasa (8/7/2025) esok,  dengan agenda peringatan HUT ke-45 Dekranas dipusatkan di Balikpapan.

Kepala Bidang Pemberdayaan, Kelembagaan dan Sosial Budaya DPMPD Kaltim, Roslindawaty, menyatakan kesiapan daerah dalam menyukseskan agenda nasional tersebut sekaligus memperkenalkan Samarinda sebagai tuan rumah kegiatan berskala besar.

“Sekali-sekali kita kenalkan Kota Samarinda sebagai tuan rumah kegiatan nasional, dan kami siap menyukseskan seluruh rangkaian acaranya,” ujarnya.

Menurutnya, pelibatan beberapa kota, termasuk Samarinda, Balikpapan, dan Ibu Kota Nusantara (IKN), mencerminkan semangat kolaborasi dan pemerataan pembangunan di Kaltim.

Tak hanya agenda formal, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan pameran kerajinan serta pertunjukan seni dan budaya khas daerah. Salah satu yang dijadwalkan tampil adalah maestro musik tradisional sape, Uyaw Morris, yang akan memperkenalkan kekayaan budaya Dayak kepada para tamu nasional.

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK DIY, GKBRAA Paku Alam X, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan berbagi pengalaman antarprovinsi dalam program pemberdayaan keluarga.

“Banyak hal yang akan kami pelajari selama berada di sini. Kegiatan ini menjadi ajang bertukar pengalaman serta memperkuat sinergi antarprovinsi dalam program pemberdayaan keluarga,” ujarnya.

Melalui peran aktif para LO, termasuk Norhayati Usman, Kaltim berupaya memastikan kesuksesan penyelenggaraan agenda nasional ini, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai tuan rumah yang profesional, ramah, dan siap menyambut peran strategisnya di masa depan.

Penulis: Selamet | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *