Simulasi KUR BRI September 2026, Cicilan Rp1 Juta hingga Rp100 Juta
xr:d:DAFzE15PFIw:12,j:8453664502730527271,t:23110303
JAKARTA – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berencana mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada September 2026 perlu memperhitungkan kemampuan membayar angsuran sebelum menentukan plafon pinjaman dan jangka waktu kredit.
Simulasi angsuran KUR BRI untuk pinjaman mulai Rp1 juta hingga Rp100 juta dapat menjadi gambaran awal bagi calon debitur dalam menyusun kebutuhan tambahan modal usaha. Dengan asumsi suku bunga KUR mulai 6 persen efektif per tahun, besaran cicilan bulanan akan berbeda sesuai nominal pinjaman dan tenor yang dipilih.
Untuk pinjaman Rp1 juta, simulasi angsuran berkisar Rp86.527 per bulan untuk tenor 12 bulan hingga Rp19.801 per bulan untuk tenor 60 bulan. Sementara itu, pinjaman Rp100 juta memiliki perkiraan cicilan mulai Rp8.652.675 per bulan untuk tenor 12 bulan dan Rp1.980.120 per bulan untuk tenor 60 bulan.
Pilihan tenor yang lebih panjang dapat menurunkan beban angsuran setiap bulan. Namun, calon debitur tetap perlu menyesuaikan kewajiban pembayaran dengan arus kas usaha agar pengajuan pembiayaan tidak menimbulkan tekanan terhadap operasional bisnis.
Sebagaimana diberitakan Kompas, Rabu, (02/09/2026), simulasi tersebut bukan merupakan kepastian besaran cicilan yang akan diterima setiap peminjam. Nilai angsuran dapat berubah sesuai hasil analisis kelayakan kredit serta ketentuan yang berlaku pada saat pengajuan di BRI.
Berdasarkan simulasi, pinjaman Rp10 juta memiliki perkiraan angsuran Rp865.267 per bulan untuk tenor 12 bulan, Rp586.850 untuk 18 bulan, Rp447.726 untuk 24 bulan, Rp308.771 untuk 36 bulan, Rp239.462 untuk 48 bulan, dan Rp198.012 untuk tenor 60 bulan.
Sementara pinjaman Rp50 juta memiliki estimasi angsuran Rp4.326.337 per bulan untuk tenor 12 bulan. Untuk jangka waktu 24 bulan, angsurannya diperkirakan Rp2.238.629 per bulan, sedangkan tenor 36 bulan sekitar Rp1.543.855 dan tenor 60 bulan sekitar Rp990.060 per bulan.
Pada plafon Rp100 juta, estimasi angsuran untuk tenor 12 bulan mencapai Rp8.652.675 per bulan. Jika memilih tenor 24 bulan, cicilan diperkirakan Rp4.477.258 per bulan, sedangkan tenor 36 bulan sebesar Rp3.087.710 dan tenor 60 bulan sebesar Rp1.980.120 per bulan.
BRI menyediakan sejumlah skema KUR yang disesuaikan dengan kebutuhan dan skala usaha. Program tersebut meliputi KUR Super Mikro bagi pelaku usaha yang baru memulai usaha atau membutuhkan pembiayaan dengan nominal relatif kecil, KUR Mikro dengan plafon hingga Rp100 juta, serta KUR Kecil dengan plafon lebih besar untuk mendukung kebutuhan pengembangan usaha.
Sebelum mengajukan pembiayaan, calon debitur juga perlu memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), berusia minimal 17 tahun atau telah menikah, serta memiliki usaha produktif yang telah berjalan setidaknya enam bulan.
Dokumen yang perlu disiapkan meliputi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Kartu Keluarga (KK), serta dokumen legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK), atau Surat Keterangan Usaha (SKU). Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) diperlukan untuk pengajuan pinjaman dengan nominal di atas Rp50 juta.
Calon debitur juga harus memperhatikan bahwa BRI dapat meminta dokumen tambahan maupun agunan berdasarkan hasil analisis kelayakan kredit. Persetujuan dan pencairan pinjaman bergantung pada proses verifikasi serta penilaian bank terhadap kondisi usaha pemohon.
Pengajuan KUR dapat dilakukan melalui kantor BRI dengan membawa dokumen persyaratan atau melalui aplikasi BRI Mobile (BRImo). Pengajuan selanjutnya akan melalui tahapan verifikasi dan analisis sebelum memperoleh keputusan persetujuan.
Bagi pelaku UMKM, simulasi angsuran menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum menentukan nominal pembiayaan. Perencanaan pinjaman yang disesuaikan dengan kemampuan usaha diharapkan dapat membantu pemanfaatan KUR sebagai tambahan modal produktif tanpa mengganggu kemampuan memenuhi kewajiban pembayaran setiap bulan. []
Redaksi01
