SSIA Bantah Hotel Gran Meliá Dijual, Iklan Palsu Kembali Beredar

0
hotel-gran-melia-jakarta

JAKARTA – PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) kembali menghadapi peredaran iklan palsu yang menawarkan Hotel Gran Meliá Jakarta untuk dijual atau take over senilai Rp2,8 triliun. Manajemen menegaskan hotel bintang lima tersebut tidak dijual dan memperingatkan masyarakat agar tidak melakukan transaksi berdasarkan informasi yang beredar di luar jalur resmi perusahaan.

Iklan yang kembali ramai di media sosial dan platform agen properti itu mencantumkan berbagai informasi detail mengenai hotel, termasuk luas tanah sekitar 23.500 meter persegi, bangunan, jumlah kamar, serta fasilitas yang tersedia. Penawaran tersebut bahkan sempat menjadi perbincangan pengguna platform Threads.

Wakil Presiden Hubungan Investor dan Keberlanjutan (Vice President of Investor Relations & Sustainability) SSIA, Erlin Budiman, memastikan perusahaan tidak memiliki rencana untuk menjual maupun mengalihkan kepemilikan Hotel Gran Meliá Jakarta di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

“Kami tegaskan bahwa Hotel Gran Meliá Jakarta tidak untuk dijual atau take over. Terkait berita atau iklan yang beredar, baik di media sosial maupun property agency, dipastikan informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari perusahaan,” ujar Erlin dalam keterangan resminya kepada Kompas, Selasa (06/10/2026), sebagaimana diberitakan Kompas, Selasa, (06/10/2026).

Menurut Erlin, peredaran informasi semacam itu bukan kejadian pertama. Iklan serupa juga pernah muncul dan menyebar di media sosial pada 2020 dan 2021 dengan mencantumkan spesifikasi aset milik SSIA tanpa izin.

Manajemen SSIA menilai penggunaan data aset perusahaan dalam penawaran yang tidak berasal dari jalur resmi berpotensi menyesatkan calon investor maupun pembeli. Karena itu, perusahaan meminta masyarakat dan pelaku industri properti lebih berhati-hati sebelum menindaklanjuti tawaran transaksi Hotel Gran Meliá Jakarta.

SSIA juga menegaskan tidak bertanggung jawab atas transaksi yang mengatasnamakan hotel tersebut maupun perusahaan berkode saham SSIA. Masyarakat diminta memastikan keabsahan informasi melalui saluran resmi perusahaan sebelum mengambil keputusan terkait transaksi properti.

Untuk mencegah persoalan serupa terus berulang sekaligus menjaga reputasi perusahaan dan asetnya, SSIA menyatakan siap menempuh jalur hukum terhadap pihak yang menyebarkan atau memanfaatkan informasi tersebut tanpa izin.

“SSIA akan mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan terhadap tindakan-tindakan yang dapat merugikan Perusahaan dan Hotel Gran Meliá,” tegas Erlin. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *