Telkom Buka Internet Gratis di Posko Pengungsian Korban Gempa NTT
MAUMERE – Akses internet gratis disiapkan di sejumlah posko pengungsian korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu kebutuhan komunikasi masyarakat selama masa tanggap darurat hingga pemulihan. Dukungan konektivitas tersebut disediakan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama TelkomGroup melalui sejumlah titik layanan di wilayah terdampak.
Direktur Network Telkom, Nanang Hendarno, mengatakan konektivitas menjadi kebutuhan penting dalam situasi bencana, baik untuk komunikasi warga maupun mendukung koordinasi petugas dan pihak yang terlibat dalam penanganan di lapangan.
“Dalam situasi bencana, kebutuhan untuk tetap terhubung menjadi semakin penting, baik bagi masyarakat untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun bagi kami sebagai petugas dan pihak yang terlibat dalam menjalankan penanganan di lapangan. Karena itu, TelkomGroup menghadirkan berbagai dukungan konektivitas di titik-titik strategis dan memastikan masyarakat tetap memiliki akses komunikasi yang dapat diandalkan,” ujar dia, sebagaimana dilansir Antara, Senin (17/08/2026).
Dukungan tersebut diwujudkan melalui Posko Siaga Bencana Telkomsel yang telah beroperasi di Gelora Samador Maumere, GraPARI Maumere, dan Telkomsel Authorized Partner (TAP) Rajawali Maumere. Kehadiran sejumlah titik layanan itu ditujukan untuk memperluas akses komunikasi masyarakat di tengah kondisi pascabencana.
TelkomGroup juga menyiapkan dukungan di sejumlah lokasi lain. Posko di Mbay Nagekeo, TAP Borong, dan TAP Ruteng masih dalam tahap persiapan. Selain itu, Kantor Wilayah Telkom di Flores dan wilayah sekitarnya turut disiapkan untuk mendukung kebutuhan konektivitas masyarakat terdampak.
Di Posko Gelora Samador Maumere, Telkomsel menyediakan layanan IndiHome dengan kecepatan 200 Mbps serta Mesh WiFi secara cuma-cuma. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk berbagai keperluan selama masyarakat berada di lokasi pengungsian, termasuk memperoleh informasi dan menjaga komunikasi dengan keluarga.
Pemanfaatan jaringan internet tersebut juga dilakukan untuk mendukung aktivitas di posko. Kepolisian Resor (Polres) Sikka, misalnya, memanfaatkan koneksi internet untuk menghadirkan hiburan bagi anak-anak pengungsi melalui kegiatan pemutaran film.
Selain internet gratis, TelkomGroup menyalurkan dukungan komunikasi berupa kartu perdana SIMPATI dan voucher kuota bagi masyarakat yang membutuhkan. Telkomsel juga menyediakan Paket Darurat berupa kuota 3 GB, 1.000 SMS, dan 300 menit telepon dengan harga Rp1 serta masa berlaku tujuh hari. Paket tersebut dapat diaktifkan melalui 88820#.
Dukungan komunikasi juga diperkuat dengan penyediaan Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup di nomor 0800-111-9000. Layanan tersebut dapat diakses selama 24 jam tanpa biaya untuk membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai kondisi layanan dan perkembangan penanganan bencana.
Nanang mengatakan hotline tersebut dapat menjadi salah satu sarana masyarakat untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi layanan komunikasi di wilayah terdampak.
“TelkomGroup akan terus mendampingi masyarakat selama masa pemulihan dengan memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan, sekaligus memantau kondisi infrastruktur dan mempercepat perbaikan layanan untuk memastikan konektivitas digital dapat segera kembali optimal,” katanya.
Dukungan konektivitas tersebut diharapkan membantu masyarakat tetap berkomunikasi selama proses penanganan dan pemulihan pascagempa. TelkomGroup juga melanjutkan pemantauan terhadap infrastruktur telekomunikasi serta mempercepat pemulihan layanan agar akses komunikasi masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal. []
Redaksi01
