UMKM Kepulauan Selayar Didorong Kuasai Strategi Branding

KEPULAUAN SELAYAR – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Pulau Tinabo, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mendapat pelatihan strategi pemasaran dan penguatan identitas usaha melalui kegiatan bertajuk “Membangun Brand Awareness untuk UMKM” yang digelar Balai Taman Nasional Takabonerate pada 8–9 Mei 2026.

Pelatihan tersebut menjadi upaya mendorong pelaku usaha di wilayah kepulauan dan kawasan konservasi agar mampu meningkatkan daya saing produk lokal di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif.

Kegiatan yang berlangsung di Pulau Tinabo itu melibatkan Rumah BUMN Selayar sebagai mitra pendamping UMKM. Fasilitator Rumah BUMN Selayar, Adnan, hadir sebagai pemateri yang memberikan edukasi mengenai strategi membangun identitas usaha dan memperluas jangkauan pemasaran produk.

Dalam pemaparannya, Adnan menilai banyak produk lokal di wilayah kepulauan memiliki kualitas baik, namun belum dikenal luas karena lemahnya strategi branding dan pemasaran.

“Brand bukan hanya soal logo atau nama usaha, tetapi bagaimana sebuah produk bisa diingat, dipercaya, dan memiliki nilai di mata konsumen. UMKM di wilayah kepulauan juga memiliki peluang besar untuk berkembang jika mampu membangun identitas usahanya dengan baik,” jelas Adnan sebagaimana dilansir Radar Selatan, Minggu (10/05/2026).

Pelatihan tersebut dibuka oleh perwakilan Kepala Balai Taman Nasional Takabonerate, Saleh Rahman, bersama Kepala Resort Tinabo, Hendra. Dalam sambutannya, Saleh menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya pelaku UMKM di wilayah kepulauan.

“UMKM memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat di wilayah kepulauan. Karena itu, pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan agar masyarakat mampu memahami strategi pemasaran yang lebih modern dan efektif,” ujar Saleh.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi sesi diskusi interaktif dan berbagi pengalaman antarpelaku usaha. Peserta pelatihan terlihat antusias karena materi yang diberikan dinilai sesuai dengan kebutuhan usaha masyarakat di kawasan kepulauan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar serta perwakilan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM berbasis potensi lokal dan wisata konservasi.

Melalui kolaborasi antara Balai Taman Nasional Takabonerate dan Rumah BUMN Selayar, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas pemasaran produk, memperluas akses pasar, serta membangun usaha yang lebih mandiri dan berkelanjutan. []

Penulis: Sum | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *