UMKM Olahan Laut Tanjungbalai Didorong Jadi Produk Unggulan Daerah

TANJUNGBALAI – Penguatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis hasil laut di Kelurahan Sei Merbau, Kecamatan Teluk Nibung, menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungbalai setelah sejumlah produk olahan warga dinilai berpotensi berkembang menjadi komoditas unggulan daerah yang mampu menopang ekonomi keluarga dan membuka peluang pasar lebih luas.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina meninjau langsung aktivitas pengolahan hasil laut milik warga pada Kamis (21/05/2026). Kunjungan itu menyasar sejumlah pelaku UMKM yang memproduksi ikan asin, ikan rebus, sempol ikan teri, hingga usaha rebus dan kupek kerang di wilayah Sei Merbau.

Dalam agenda tersebut, Fadly berdialog dengan pelaku usaha untuk mengetahui proses produksi, pola pemasaran, serta hambatan yang masih dihadapi pelaku usaha rumahan dalam mengembangkan kapasitas usaha mereka.

Menurut Fadly, sektor UMKM menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat pesisir, terutama bagi keluarga yang menggantungkan penghasilan dari produk olahan laut. Pemkot Tanjungbalai, lanjut dia, terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang dijalankan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).

“Produk-produk ini sebenarnya punya peluang besar menjadi oleh-oleh khas Tanjungbalai. Tinggal bagaimana kualitas dan kemasannya terus diperbaiki supaya menarik dan punya daya saing,” ujar Fadly saat berbincang dengan pelaku usaha, sebagaimana diberitakan Tnews, Kamis, (21/05/2026).

Ia menilai sejumlah produk olahan hasil laut buatan warga memiliki peluang dikembangkan menjadi identitas ekonomi lokal. Namun, peningkatan mutu produk, kemasan, dan strategi pemasaran masih harus diperkuat agar mampu bersaing di pasar nasional maupun regional.

Selain peningkatan kualitas, Fadly meminta setiap produk UMKM mencantumkan identitas daerah pada label kemasan sebagai upaya memperkenalkan Tanjungbalai melalui produk lokal yang dipasarkan ke luar wilayah.

Menurutnya, pengembangan UMKM tidak hanya berdampak pada kenaikan pendapatan keluarga, tetapi juga berpotensi menciptakan ruang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Karena itu, Pemkot Tanjungbalai akan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung keberlanjutan program UP2K.

Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (PPPAPM) Irma Suryani, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UMKM Agus Salim, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Wiwi Fitria, Camat Teluk Nibung Darmansyah Merta Wijaya, serta para lurah se-Kecamatan Teluk Nibung. Langkah tersebut diharapkan memperkuat daya saing produk olahan laut Tanjungbalai sekaligus memperluas kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. []

Penulis: Deden Arya | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *