52 KDKMP di Mamuju dan Mateng Ditargetkan Rampung Oktober 2026
MAMUJU – Sebanyak 52 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Mamuju (Mamuju) dan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan rampung paling lambat Oktober 2026. Dari total 144 unit yang masuk tahap pembangunan, sebanyak 92 unit telah selesai 100 persen.
Pemerintah menargetkan koperasi yang telah selesai dibangun dapat segera beroperasi secara bertahap pada tahun ini. Percepatan pembangunan menjadi perhatian karena keberadaan KDKMP diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1418/Mamuju, Andang Radianto, mengatakan pembangunan KDKMP di Mamuju dan Mateng mencakup 144 unit. Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 155 desa yang berada di kedua daerah tersebut.
“Total desa di Mamuju ini 101 desa, Mamuju Tengah itu 54, totalnya 155. Dari 155 sudah kami bangun on progress 144, dan 92 sudah selesai 100 persen,” ujarnya saat ditemui RRI Mamuju, Kamis (20/08/2026), sebagaimana diberitakan RRI, Kamis (20/08/2026).
Dari perkembangan tersebut, masih terdapat 52 unit koperasi yang pengerjaannya belum tuntas. Kondisi geografis menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kecepatan pembangunan, terutama untuk lokasi koperasi yang berada di kawasan pegunungan dan sulit dijangkau.
Andang mengatakan kondisi medan tersebut membuat pengerjaan sejumlah unit membutuhkan waktu lebih panjang. Meski demikian, proses pembangunan tetap dilanjutkan untuk mengejar batas waktu yang telah ditetapkan.
“Ditargetkan pembangunan selesai di tahun ini, mungkin yang agak terlambat-terlambat ini karena wilayahnya susah di gunung-gunung ya memang kita butuh waktu tapi insya Allah maksimal di Oktober sudah selesai,” tegasnya.
Target penyelesaian pada Oktober menjadi tahapan penting sebelum seluruh KDKMP dapat menjalankan aktivitasnya. Koperasi yang telah selesai dibangun diharapkan tidak berhenti pada penyelesaian fisik, tetapi dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di desa dan kelurahan.
Dengan progres 92 unit yang telah rampung, penyelesaian 52 unit tersisa menjadi fokus berikutnya. Andang berharap seluruh pembangunan dapat dituntaskan sesuai target sehingga KDKMP yang sudah siap dapat mulai beroperasi secara bertahap pada 2026. []
Redaksi01
