UI Luluskan Dirut BULOG sebagai Doktor Ilmu Lingkungan
JAKARTA – Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani resmi menyandang gelar doktor setelah menjalani Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Indonesia (UI). Sidang terbuka tersebut digelar di Balai Sidang Universitas Indonesia, Kampus UI Depok, dan menjadi tonggak penting yang menegaskan keterkaitan antara kepemimpinan birokrasi, pendekatan ilmiah, serta kebijakan strategis di sektor pangan nasional.
Promosi doktor Ahmad Rizal Ramdhani diselenggarakan oleh Program Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan, Universitas Indonesia. Dalam sidang tersebut, Ahmad Rizal mempertahankan disertasi berjudul “Transformasi Tata Kelola Kolaboratif Pascapanen Padi Berkelanjutan di Indonesia dengan Pendekatan Soft System Methodology-Based Multimethod”.
Disertasi ini menempatkan isu pascapanen padi sebagai salah satu simpul krusial dalam sistem pangan nasional. Ahmad Rizal menyoroti bahwa persoalan pascapanen tidak semata berkaitan dengan teknologi penyimpanan atau distribusi, melainkan mencakup dimensi sosial, kelembagaan, ekonomi, dan keberlanjutan yang saling berkelindan.
Dalam penelitiannya, Ahmad Rizal menggunakan pendekatan Soft System Methodology (SSM) berbasis multimethod untuk merespons kompleksitas tata kelola pascapanen padi di Indonesia. Pendekatan ini dinilai relevan karena mampu memetakan berbagai kepentingan dan aktor yang terlibat, mulai dari petani, pelaku usaha, lembaga pemerintah, hingga institusi pendukung lainnya.
“Pascapanen merupakan simpul strategis dalam sistem pangan nasional. Tata kelola yang kolaboratif, adaptif, dan berbasis keberlanjutan menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi kehilangan hasil, serta memperkuat kesejahteraan petani,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan tertulis, Senin (05/01/2026).
Sidang promosi doktor ini turut menghadirkan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman sebagai Penguji 1. Dalam kesempatan tersebut, Amran menyampaikan apresiasinya terhadap promovendus yang dinilai telah membuktikan keterkaitan nyata antara praktik kebijakan dan pengembangan keilmuan.
“Saya salut dengan Bapak Ahmad Rizal ini karena sudah melakukan baru menulis, kalo biasanya orang menulis dulu baru melakukan,” ujar Andi Amran Sulaiman yang disambut tepuk tangan para hadirin.
Ketua Penguji, Prof. Supriatna, juga menyampaikan penghargaan atas capaian akademik Ahmad Rizal Ramdhani. Ia menegaskan bahwa promosi doktor ini menjadi bagian dari kontribusi UI dalam melahirkan akademisi dan praktisi yang memiliki dampak strategis bagi pembangunan nasional.
“Perlu kami sampaikan bahwa Saudara Ahmad Rizal Ramdhani adalah doktor ke-249 yang telah diluluskan oleh Program Studi Ilmu Lingkungan UI dan doktor ke-15 untuk Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan,” ujar Prof. Supriatna.
Sementara itu, Promotor Prof. Sudarsono Hardjosoekarto menilai disertasi tersebut memiliki nilai strategis bagi pengembangan kebijakan publik. Menurutnya, riset ini menempatkan tata kelola pascapanen padi sebagai persoalan sistemik yang membutuhkan kolaborasi lintas aktor dan pendekatan kebijakan yang adaptif.
“Disertasi ini menegaskan pentingnya transformasi tata kelola kolaboratif dalam sistem pascapanen padi, tidak hanya sebagai isu teknis, tetapi sebagai persoalan sistemik yang melibatkan aktor, kepentingan, dan dinamika kelembagaan. Melalui pendekatan SSM-based multimethod, penelitian ini memberikan kerangka konseptual dan operasional yang dapat menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan maupun praktisi pembangunan berkelanjutan,” ujar Prof. Sudarsono.
Pencapaian akademik ini sekaligus mencerminkan komitmen pimpinan Perum BULOG dalam mengintegrasikan pendekatan ilmiah, kebijakan publik, dan praktik lapangan. Hal tersebut dinilai sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional secara berkelanjutan.
Sidang terbuka promosi doktor ini dipimpin oleh Prof. Supriatna selaku Ketua Penguji. Sejumlah tokoh nasional turut hadir, antara lain Wakil Presiden RI ke-13 Ma’ruf Amin, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta para undangan lainnya dari berbagai kalangan.
Bertindak sebagai Promotor adalah Prof. Sudarsono Hardjosoekarto dengan Ko-Promotor Evi Frimawati dan Rachma Fitriati. Tim penguji berasal dari lintas disiplin keilmuan, termasuk Andi Amran Sulaiman bersama para akademisi Universitas Indonesia dan institusi terkait. []
Siti Sholehah.
