Turnamen ‘One Year, One Spirit’ Bukti Pickleball Naik Daun di Kukar
KUTAI KARTANEGARA — Perkembangan olahraga pickleball di Kutai Kartanegara (Kukar) semakin terlihat dengan digelarnya turnamen “One Year, One Spirit” oleh Komunitas Nugroho Jaya Pickleball (NJP) Kukar di GOR DPRD Tenggarong, Sabtu (17/01/2026). Turnamen ini menjadi rangkaian perayaan ulang tahun pertama NJP sekaligus ajang kompetisi internal yang diikuti 35 tim dari berbagai kategori.
Ketua NJP Kukar, Nirwa Juwita, mengatakan bahwa penyelenggaraan turnamen ini menjadi bukti bahwa pickleball mulai memiliki basis pemain yang stabil di Kukar. Menurutnya, dalam setahun terakhir minat masyarakat meningkat signifikan, terutama dari kalangan usia produktif yang mencari olahraga ringan namun kompetitif.
“Antusiasme pemain terus bertambah. Dari awalnya hanya belasan orang, kini kami memiliki puluhan anggota aktif. Turnamen ini menjadi ruang pembinaan sekaligus tolok ukur perkembangan kemampuan para pemain,” ujar Nirwa.
Dalam pelaksanaan turnamen tersebut, hadir pula Ketua DPRD Kukar sekaligus Ketua Ikatan Pickleball Federation (IPF) Kukar, Ahmad Yani, serta Ketua KONI Kukar dan perwakilan Dispora Kukar. Namun, penyelenggara menegaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah penguatan komunitas dan peningkatan kualitas pemain.
Ahmad Yani menyampaikan bahwa legislatif akan mendukung upaya pengembangan pickleball, namun ia menekankan bahwa pertumbuhan terbesar tetap berasal dari komunitas dan partisipasi masyarakat.
“Pickleball ini punya potensi besar, tetapi yang membuatnya maju adalah komunitas yang aktif seperti NJP,” ucapnya.
Turnamen berlangsung dengan format pertandingan berjenjang untuk memberikan kesempatan seluruh tim menunjukkan performa terbaik. Beberapa peserta mengaku bahwa kompetisi ini memberikan pengalaman berbeda karena mempertemukan pemain dari berbagai latar belakang dan tingkat kemampuan.
Meski perkembangan pickleball di Kukar terbilang cepat, para pemain menyebut masih ada tantangan yang perlu dibenahi, seperti keterbatasan lapangan khusus dan minimnya agenda kompetisi rutin. NJP berharap tahun depan dapat menghadirkan turnamen terbuka berskala lebih besar agar pembinaan atlet berjalan lebih terstruktur.
“Kami ingin pickleball tidak hanya jadi hobi, tetapi juga memiliki jalur prestasi. Untuk itu, kami butuh lebih banyak kompetisi dan fasilitas pendukung,” tambah Nirwa.
Turnamen “One Year, One Spirit” menjadi penanda bahwa olahraga pickleball mulai tumbuh dari akar komunitas, dengan harapan dapat berkembang menjadi cabang olahraga yang lebih dikenal di tingkat daerah maupun regional. []
Penulis: Anggi Triomi | Penyunting: Aulia Setyaningrum
