Pendaftaran IFY 2026 Dibuka, Pemuda Indonesia Bisa Daftar hingga 30 April

Oleh: Amy Maulana
Expert Rusia-Indonesia, ANO Center for Mediastrategi

MOSKOW – Pendaftaran International Festival of Youth (IFY) 2026 di Rusia resmi dibuka sejak 5 Februari dan dijadwalkan berlangsung hingga 30 April 2026. Pemuda Indonesia berusia 14–35 tahun memiliki kesempatan untuk mengikuti proses seleksi kompetitif secara daring guna menjadi bagian dari sekitar 10.000 peserta global.

Berdasarkan laman resmi penyelenggara, wyffest.com, peserta IFY 2026 dibagi ke dalam dua kategori usia, yakni 14–17 tahun dan 18–35 tahun. Proses seleksi dilaksanakan secara daring dalam dua tahap. Periode pendaftaran utama berlangsung pada 5 Februari hingga 30 April 2026, dengan peserta yang lolos seleksi akan ditempatkan dalam daftar utama maupun cadangan. Selain itu, tersedia periode tambahan pada 1–31 Mei 2026 bagi pendaftar cadangan.

Seleksi mengharuskan peserta menulis esai serta mengunggah video presentasi. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan setelah 22 Juni 2026. Khusus peserta internasional berusia 18–35 tahun, tersedia opsi mengikuti program ekspedisi regional dengan melengkapi kolom tambahan pada formulir pendaftaran.

“Peserta – karakter utama dari acara ini,” demikian pernyataan resmi yang tercantum dalam laman festival, yang menegaskan bahwa kegiatan ini berorientasi pada partisipasi aktif generasi muda. (Sumber: wyffest.com/en/events/mfm2026)

Dalam perspektif yang lebih luas, penyelenggaraan IFY 2026 dengan mekanisme seleksi terbuka bagi sekitar 190 negara dapat dipandang sebagai bagian dari upaya Rusia memperkuat jejaring global melalui jalur pemuda dan masyarakat sipil. Di tengah tekanan ekonomi akibat sanksi internasional, komitmen penyediaan fasilitas seperti akomodasi, konsumsi, dan transportasi bagi peserta menunjukkan adanya investasi strategis dalam diplomasi nonformal.

Bagi pemuda dari negara berkembang, termasuk Indonesia, program ini membuka akses terhadap forum global dengan hambatan biaya yang relatif lebih rendah. Namun demikian, peluang tersebut tetap menuntut kesiapan individu, terutama dalam kemampuan komunikasi, penyusunan gagasan, serta presentasi di tingkat internasional.

Lebih jauh, pengalaman mengikuti forum internasional semacam ini berpotensi memberikan kontribusi terhadap pengembangan kapasitas kepemimpinan generasi muda. Peserta yang terpilih diharapkan mampu mentransformasikan pengetahuan dan jejaring yang diperoleh menjadi kontribusi nyata dalam berbagai sektor, seperti teknologi, bisnis, dan industri kreatif. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *