DPRD Tekankan Pentingnya Event untuk Gerakkan Ekonomi Daerah
BOJONEGORO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro (Bojonegoro) mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengembangkan strategi ekonomi berbasis event guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kolaborasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sally Atyasasmi, menilai momentum kegiatan hiburan berskala besar dapat menjadi pemicu lahirnya ekosistem ekonomi baru di daerah. “Adanya harmony 3 dekade PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) yang menghadirkan Ungu band, tidak hanya menjadi hiburan saja tapi membuat ekosistem perekonomian yang baru,” katanya di Bojonegoro, Jumat (27/03/2026), sebagaimana dilansir Cakrawala News, Jumat (27/03/2026).
Menurutnya, minimnya penyelenggaraan konser dalam beberapa tahun terakhir turut berdampak pada lesunya sektor ekonomi dan pariwisata di Bojonegoro. Ia menyebut kegiatan serupa terakhir digelar pada 2007 sebelum kembali diadakan pada akhir 2025.
“Sehingga diperlukan strategi untuk meningkatkan PAD dari sektor lain melalui kegiatan-kegiatan yang menarik supaya promotor berani menyelenggarakan event di Bojonegoro,” jelas Sally Atyasasmi.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Pemkab Bojonegoro Laela Noer Aeny menyampaikan pihaknya mengajak masyarakat dan media turut mengawal pelaksanaan kegiatan BUMD agar berjalan optimal. Ia menuturkan, penyelenggaraan acara harmony tiga dekade PT BPR Bank Daerah Bojonegoro telah dipersiapkan secara matang, termasuk aspek perizinan.
“Adanya kegiatan ini Pemkab Bojonegoro berupaya mensejahterakan masyarakat dan meningkatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Bojonegoro,” terangnya.
Direktur PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) Sutarmini menambahkan, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) perusahaan akan menghadirkan grup musik Ungu pada 23 Mei 2026 di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan sebagai hiburan, tetapi juga untuk mendorong peningkatan ekonomi lokal melalui berbagai sektor pendukung. “Selain memberikan hiburan buat masyarakat Bojonegoro supaya bahagia, namun juga ada multiplier effect buat Bojonegoro secara keseluruhan,” katanya.
Pemkab Bojonegoro berharap kegiatan serupa dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan, termasuk peningkatan PAD dari sektor pariwisata, jasa, serta aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. []
Penulis: Ary | Penyunting: Redaksi01
