Ratusan Jemaah Haji Paser Jalani Vaksinasi Jelang Keberangkatan
Vaksinasi dan skrining kesehatan menjadi tahapan penting dalam memastikan kelayakan jemaah haji Paser sebelum berangkat ke Tanah Suci.
PASER – Ratusan jemaah calon haji di Kabupaten Paser mengikuti vaksinasi meningitis dan poliomielitis sebagai bagian dari persiapan keberangkatan haji 2026/1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Agama (Kemenag) Paser pada (01–06/04/2026).
Pelaksanaan vaksinasi berlangsung setiap hari pukul 08.00–14.00 Wita dengan target pelayanan sebanyak 180 jemaah per hari. Prioritas diberikan kepada jemaah haji reguler yang telah memenuhi tahapan administrasi keberangkatan.
Sebelum menerima vaksin, setiap jemaah wajib menjalani skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah serta kondisi umum tubuh guna memastikan kelayakan vaksinasi.
Dokter Dinas Kesehatan (Dinkes) Paser, Ainun Jariah, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk pemantauan penyakit kronis seperti diabetes melalui parameter HbA1c. “Pemeriksaan ini penting untuk memastikan jemaah memenuhi syarat kesehatan atau istitho’ah sebelum berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya, Rabu (01/04/2026).
Ia menegaskan bahwa kelayakan kesehatan menjadi syarat utama dalam proses keberangkatan, termasuk sebelum pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). Jemaah dengan kondisi tertentu, seperti tekanan darah tinggi atau gangguan jantung berat, akan ditunda keberangkatannya hingga dinyatakan layak secara medis.
Sementara itu, dokter Dinkes Paser, Yusuf, menyebutkan pelayanan vaksinasi dilakukan dengan memperhatikan kenyamanan jemaah, termasuk pengaturan area layanan terpisah bagi laki-laki dan perempuan. “Pelayanan diatur agar tetap tertib sekaligus menjaga privasi jemaah,” katanya.
Dinkes Paser juga mengingatkan bahwa pemeriksaan kesehatan tidak berhenti pada tahap vaksinasi. Jemaah masih akan menjalani skrining lanjutan hingga tahap akhir di embarkasi menjelang keberangkatan.
Selain itu, jemaah diimbau hadir sesuai jadwal, membawa dokumen yang diperlukan seperti bukti pelunasan, serta memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima, termasuk sarapan sebelum vaksinasi guna menghindari efek samping yang tidak diinginkan. []
Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum
