Pansus DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan : Pembahasan LKPJ Bukan Di Forum Saja, Tapi Dicocokan di Lapangan
Pimpinan Sidang Pansus DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan (baju putih) berbicara dalam Rapat Pansus Senin (13/4/2026). (Foto : Rachmat Effendi)
PROBOLINGGO, PRUDENSI.COM-Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemkot Tahun Anggaran 2025 di Kota Probolinggo memunculkan kritik tajam dari DPRD. Panitia Khusus (Pansus) menilai sejumlah kebijakan tidak hanya kurang tepat, tetapi juga berdampak pada terpinggirkannya sektor kebudayaan dan lemahnya penanganan infrastruktur pendidikan.
Sementara itu, anggota DPRD Muchlas Kurniawan menegaskan bahwa pembahasan LKPJ tidak hanya dilakukan dalam forum rapat, tetapi juga akan dicocokkan dengan kondisi di lapangan.
“Kami tidak hanya melihat dari hasil klarifikasi di rapat saja, tapi juga akan membandingkan dengan kondisi di lapangan dan informasi dari berbagai sumber, agar hasil evaluasi ini benar-benar akurat,” katanya. Menurut Muchlas, langkah tersebut penting agar rekomendasi yang dihasilkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar sesuai dengan kondisi di masyarakat.
Di sektor kesehatan, DPRD memberikan perhatian pada upaya peningkatan pelayanan, baik di dinas kesehatan maupun rumah sakit.
“Untuk sektor kesehatan, secara umum tidak ada masalah besar. Namun tetap ada beberapa hal yang menjadi perhatian, terutama terkait pelayanan, fasilitas, alat kesehatan, serta tenaga medis,” jelas Muchlas.(rac)
