KUR BRI 2026 Tawarkan Pinjaman hingga Rp500 Juta, Ini Rinciannya

KEDIRI – Akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) semakin terbuka melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 yang disalurkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), dengan plafon pinjaman mencapai Rp500 juta serta suku bunga relatif rendah. Program ini menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pengembangan usaha sekaligus menjaga stabilitas arus kas pelaku usaha.

Sebagaimana dilansir JP Radar Kediri, Senin (14/04/2026), KUR merupakan skema pembiayaan yang ditujukan untuk modal kerja maupun investasi bagi UMKM yang memenuhi kriteria tertentu. Selain menawarkan kemudahan akses, program ini juga memberikan bunga ringan mulai dari 0,5 persen per bulan atau sekitar 6 persen per tahun.

Dari sisi kebijakan, BRI membagi KUR ke dalam beberapa kategori berdasarkan plafon dan sektor usaha. KUR Supermikro memiliki batas pinjaman hingga Rp10 juta dengan bunga 3 persen efektif per tahun. KUR Mikro ditetapkan untuk plafon Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan bunga 6–9 persen, sedangkan KUR Kecil mencakup pinjaman Rp100 juta hingga Rp500 juta dengan kisaran bunga yang sama.

Khusus sektor produksi seperti pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan (4P), plafon pinjaman KUR Mikro dapat diajukan hingga empat kali dengan akumulasi maksimal Rp400 juta. Sementara di luar sektor tersebut, pengajuan dibatasi maksimal dua kali dengan total plafon Rp200 juta.

Dari sisi simulasi angsuran, pinjaman Rp100 juta memiliki cicilan mulai Rp1,93 juta per bulan untuk tenor 60 bulan, sedangkan plafon Rp500 juta mencapai sekitar Rp10,83 juta per bulan untuk tenor yang sama. Besaran cicilan ini bergantung pada jangka waktu pinjaman yang dipilih, mulai dari 12 hingga 60 bulan.

Untuk dapat mengakses fasilitas tersebut, calon debitur wajib memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain memiliki usaha yang telah berjalan minimal enam bulan, melampirkan identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), serta tidak sedang menerima kredit produktif dari lembaga keuangan lain. Selain itu, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bersifat opsional, namun menjadi syarat tambahan untuk pinjaman tertentu.

Calon peminjam juga diwajibkan memiliki rekening BRI, riwayat kredit yang baik, serta menyediakan agunan untuk pinjaman di atas Rp100 juta. Ketentuan usia minimal ditetapkan 17 tahun, atau 21 tahun untuk kategori KUR Mikro.

Dengan skema tersebut, KUR BRI 2026 diharapkan dapat memperluas akses permodalan UMKM sekaligus meningkatkan kapasitas usaha agar lebih kompetitif dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi. []

Penulis: Shinta Nurma Ababil | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *