Rp400 Miliar dari KB Bank Dorong Akses Produk Keluarga di Indonesia

JAKARTA – Akses masyarakat terhadap produk kebutuhan keluarga diproyeksikan semakin luas seiring dukungan pembiayaan Rp400 miliar yang disalurkan PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) kepada PT Lucky Mom Indonesia (LMI) untuk memperkuat distribusi dan rantai pasok, sekaligus mempercepat ekspansi bisnis perusahaan di sektor barang konsumsi.

Kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada penyaluran dana, tetapi juga mencakup solusi layanan perbankan terintegrasi guna meningkatkan efisiensi operasional dan ketahanan bisnis LMI. Sinergi ini menggabungkan kapabilitas perbankan KB Bank dengan inovasi produk LMI agar ekspansi berjalan lebih terukur dan berkelanjutan.

Direktur Utama (Dirut) KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan, kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat peran di sektor riil melalui dukungan terhadap pelaku usaha dengan model bisnis inovatif. “Kemitraan ini merupakan bagian dari strategi KB Bank untuk berperan lebih aktif dalam memberdayakan perusahaan dengan model bisnis inovatif dan potensi pertumbuhan yang kuat,” kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (24/04/2026).

Selain pembiayaan, KB Bank menyediakan layanan transaction banking yang meliputi cash management, trade finance, custody, hingga pembiayaan terstruktur. Layanan ini juga terintegrasi melalui platform digital KBstarbiz untuk memudahkan pengelolaan likuiditas dan transaksi nasabah secara menyeluruh.

Di sisi lain, LMI sebagai perusahaan multinasional di sektor fast moving consumer goods (FMCG) atau barang konsumsi yang bergerak cepat, memanfaatkan dukungan tersebut untuk memperluas distribusi produk seperti popok bayi, popok dewasa, dan pembalut wanita. Penguatan rantai pasok dinilai menjadi kunci untuk menjangkau konsumen lebih luas di berbagai wilayah.

Dirut LMI Ivan Lau menyebut kerja sama ini menjadi momentum penting dalam memperkuat fondasi bisnis perusahaan di Indonesia. “Kolaborasi dan dukungan dari KB Bank akan memperkuat kapabilitas operasional, memperluas distribusi, serta mendorong inovasi produk guna memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang,” ungkap dia, sebagaimana dilansir Kompas, Jumat (24/04/2026).

Ia menambahkan, LMI terus memperkuat posisinya dengan menghadirkan produk yang berfokus pada kesehatan, kesejahteraan, dan gaya hidup berkelanjutan. “Dengan fokus pada kesehatan, kesejahteraan, dan gaya hidup berkelanjutan, kami terus menghadirkan produk yang aman, berkualitas tinggi, dan inovatif,” tutup dia.

Secara kinerja, hingga akhir 2025, KB Bank mencatat pertumbuhan kredit sekitar 7 persen secara tahunan, dengan segmen wholesale menjadi kontributor utama sebesar 51 persen dari total portofolio. Dukungan terhadap LMI diharapkan turut memperkuat tren pertumbuhan tersebut sekaligus memperluas dampak ekonomi di sektor kebutuhan sehari-hari. []

Penulis: Agustinus Rangga Respati | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *