Hotel Batung Batulis Ditutup, PT Bangun Banua Rugi Rp2 Miliar
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai mengevaluasi pemanfaatan aset daerah setelah dua hotel milik PT Bangun Banua dihentikan operasionalnya akibat terus mengalami kerugian. Salah satu langkah yang disiapkan ialah mengalihfungsikan Hotel Batung Batulis di Banjarmasin menjadi perkantoran guna menekan beban operasional dan membuka peluang usaha baru.
Penghentian operasional dilakukan terhadap Hotel Batung Batulis di Banjarmasin dan Banjarbaru setelah perusahaan daerah tersebut mencatat kerugian hingga Rp2 miliar dalam setahun terakhir. Kondisi itu membuat aset milik daerah tersebut tidak lagi beroperasi dan dinilai memerlukan penataan ulang agar lebih produktif.
Direktur Utama (Dirut) PT Bangun Banua, Afrizaldi, mengatakan pihaknya memilih fokus pada pemanfaatan aset yang dinilai lebih realistis dibanding mempertahankan operasional hotel dengan biaya tinggi.
“Dua-duanya kita stop karena dua-duanya juga tidak menghasilkan. Artinya untuk Kota Banjarmasin itu kemungkinan kita akan lagi memanfaatkan kalau kita renov atau bangun kembali pun tidak memungkinkan lagi karena luasan dan jumlah kamarnya. Makanya kami lebih memilih mungkin akan dijadikan itu sebagai kantor. Karena ke depannya ini kan kita membuat suatu usaha baru yang merangkum ke aneka usaha yang mungkin membutuhkan suatu tempat untuk kami bekerja. Yang di Banjarbaru untuk sementara ini kita sudah atur sesuai arahan itu kalau hotel nanti mungkin akan kita perbaiki, mungkin juga ada fasilitas olahraga di situ yang nantinya mungkin akan kita kombinasi dengan hotel tersebut. Kita akan meminimalisir bagaimana pengeluaran operasional dan modal yang nanti kita kucurkan,” ucapnya, sebagaimana dilansir Duta Tv, Rabu (07/05/2026).
Menurut Afrizaldi, aset hotel di Banjarbaru masih memiliki peluang untuk dikembangkan melalui revitalisasi dan integrasi fasilitas olahraga agar lebih menarik secara bisnis. Strategi tersebut disiapkan untuk mengurangi beban pengeluaran operasional sekaligus meningkatkan potensi pemasukan perusahaan daerah.
PT Bangun Banua menegaskan seluruh aset milik pemerintah daerah harus mampu memberikan keuntungan dan tidak menjadi beban keuangan. Evaluasi terhadap operasional hotel ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat pengelolaan aset daerah agar lebih produktif dan berkontribusi terhadap pendapatan daerah. []
Penulis: Tamara | Penyunting: Redaksi01
