Luke Thomas Mahony Ditunjuk Jadi Dirut BUMN DSI, Ekspor SDA Masuk Babak Baru
JAKARTA – Penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menandai percepatan operasional badan usaha milik negara (BUMN) baru yang disiapkan pemerintah untuk memperkuat tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis mulai 1 Juni 2026.
Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun sistem pengelolaan ekspor yang lebih terintegrasi dan kompetitif di pasar global. DSI akan berada di bawah Danantara Indonesia dengan mandat khusus mengelola transaksi ekspor komoditas strategis nasional.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan penunjukan Luke didasarkan pada pengalaman panjangnya di sektor pertambangan internasional dan rekam jejak di perusahaan multinasional.
“Ya kita kan banyak pertimbangan juga, ini kan kita jadi track record-nya juga. Dia kan sangat memahami juga pengalaman sebelumnya di perusahaan multinasional baik di Vale,” ujar Rosan di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (22/05/2026).
Selain penunjukan kepemimpinan, pemerintah memastikan DSI mulai beroperasi secara bertahap. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan implementasi teknis perusahaan akan dimulai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Ya implementasi kan ada tahapannya, tapi mulai berlaku 1 Juni,” kata Airlangga di Kompleks Istana, Jakarta.
Sebelum dipercaya memimpin DSI, Luke tercatat menjabat sebagai Senior Executive Vice President (SEVP) Business Performance & Optimization Danantara Indonesia sejak September 2025. Namanya juga masuk dalam Surat Keputusan (SK) pengesahan pembentukan DSI yang diterbitkan Direktorat Jenderal (Dirjen) Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum pada 19 Mei 2026.
Karier Luke banyak berkembang di industri pertambangan global. Ia pernah menjabat sebagai Chief Strategy and Technical Officer di PT Vale Indonesia Tbk pada 2024 hingga 2025. Sebelumnya, ia juga mengisi berbagai posisi strategis di Vale Base Metals, Kanada, termasuk Chief Technical Officer, serta bekerja di BHP Billiton dengan jabatan terakhir Manager Production Prestrip.
Penunjukan Luke memperlihatkan fokus pemerintah pada penguatan kepemimpinan berbasis pengalaman industri global untuk mendorong peningkatan daya saing ekspor komoditas Indonesia. DSI diharapkan menjadi instrumen baru dalam memperkuat transparansi dan nilai tambah SDA nasional, sebagaimana dilansir Listrik Indonesia, Jumat, (22/05/2026). []
Penulis: Candra | Penyunting: Redaksi01
