KDKMP Babel Kian Berkembang, 369 Lahan Gerai dan Gudang Sudah Tersedia

PANGKALPINANG – Percepatan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus menunjukkan perkembangan. Hingga awal Juli 2026, sebanyak 369 lokasi pembangunan gerai atau gudang KDKMP telah tersedia sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur ekonomi desa. Perkembangan tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam kunjungan kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan ke Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kepulauan Babel di Pangkalpinang, Selasa (07/07/2026).

Kunjungan tersebut membahas dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel terhadap percepatan implementasi KDKMP sekaligus mengevaluasi progres pembentukan, tata kelola, serta pengembangan usaha koperasi di berbagai daerah. Pertemuan dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Babel, Arie Primajaya, bersama Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan jajaran, serta rombongan Komisi II DPRD Bangka Selatan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II, Lisa Oktaviani, didampingi anggota komisi, Ella Sari.

Dalam pemaparannya, Arie menjelaskan bahwa dari 369 titik lahan yang telah terdata, sebanyak 94 gerai KDKMP telah selesai dibangun. Sementara itu, lokasi lainnya masih berada pada tahap pembangunan maupun penetapan lahan akibat kendala ketersediaan lahan di sejumlah wilayah.

Menurutnya, keberadaan gerai dan gudang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa karena berfungsi sebagai pusat penyimpanan sekaligus distribusi berbagai produk unggulan lokal.

Perkembangan kelembagaan KDKMP di Babel juga dinilai cukup menggembirakan. Dari total 393 KDKMP yang telah terbentuk, sebanyak 187 koperasi telah memiliki gerai atau kantor, 179 koperasi mengajukan kemitraan, dan 369 koperasi telah memiliki lahan pembangunan gerai maupun gudang.

Pada aspek tata kelola, sebanyak 324 KDKMP telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), sedangkan 318 RAT telah melalui proses verifikasi. Khusus di Kabupaten Bangka Selatan, seluruh 53 KDKMP telah menyelenggarakan RAT.

Arie menambahkan, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Babel terus memperkuat keberlanjutan program melalui pengawasan koperasi, penguatan tata kelola kelembagaan, fasilitasi kemitraan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengurus KDKMP.

Selain itu, terdapat 31 KDKMP yang diusulkan Dinas Kelautan untuk memperoleh bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan nila dan lele dengan sistem bioflok dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Di sisi lain, sebanyak 57 KDKMP di Babel juga mengajukan kemitraan dengan PT Timah guna memperluas peluang usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Bangka Selatan, Lisa Oktaviani, mengatakan kunjungan kerja tersebut bertujuan memperoleh gambaran mengenai peran Pemerintah Provinsi dalam mendukung pelaksanaan KDKMP sekaligus mengetahui perkembangan program tersebut di Bangka Belitung.

Ia mengapresiasi sambutan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Babel serta paparan menyeluruh mengenai perkembangan KDKMP yang diterimanya selama kunjungan kerja tersebut, sebagaimana diberitakan Diskominfo Babel, Selasa (07/07/2026).

Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, DPRD, dan berbagai mitra strategis diharapkan mampu mempercepat penguatan KDKMP sehingga koperasi tersebut semakin berperan sebagai penggerak ekonomi desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan di Babel. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *