IHSG Ditutup Menguat di Sesi I, Naik 53 Poin ke Level 6.228

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I pada Senin (20/07/2026) di zona hijau setelah ditopang penguatan mayoritas sektor saham. Kinerja positif tersebut tercermin dari kenaikan 53,38 poin atau 0,86 persen sehingga indeks berada di level 6.228,91, dengan saham-saham sektor perindustrian, energi, dan properti menjadi pendorong utama.

Berdasarkan data perdagangan, sebanyak 398 saham mencatatkan kenaikan harga, 188 saham mengalami penurunan, sedangkan 205 saham bergerak stagnan. Kondisi tersebut menunjukkan sentimen positif masih mendominasi aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga penutupan sesi pertama.

Dari 11 indeks sektoral, sembilan sektor berakhir di zona hijau. Sektor perindustrian menjadi sektor dengan penguatan tertinggi setelah naik 2,08 persen, disusul sektor energi yang menguat 1,72 persen dan sektor properti sebesar 1,47 persen.

Sementara itu, dua sektor masih mengalami pelemahan. Sektor teknologi turun 0,24 persen, sedangkan sektor kesehatan terkoreksi 0,17 persen.

Aktivitas transaksi di pasar modal juga berlangsung cukup tinggi. Hingga penutupan sesi I, volume perdagangan mencapai sekitar 20,09 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp8,27 triliun.

Saham-saham yang tergabung dalam indeks Liquid-45 (LQ45) turut mencatatkan pergerakan bervariasi. Tiga saham dengan kenaikan terbesar atau top gainers ditempati PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang menguat 4,43 persen, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) naik 4,29 persen, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) meningkat 3,75 persen.

Di sisi lain, saham yang mengalami pelemahan terbesar atau top losers dalam kelompok LQ45 ialah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang turun 1,32 persen, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melemah 1,30 persen, serta PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) terkoreksi 0,98 persen.

Pergerakan IHSG pada sesi pertama ini mencerminkan optimisme pelaku pasar yang masih terjaga meskipun terdapat tekanan pada beberapa sektor. Dinamika perdagangan selanjutnya akan dipengaruhi oleh sentimen domestik maupun global yang berkembang sepanjang hari, sebagaimana dilansir Kontan, Senin (20/07/2026). []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *