Bazar UMKM Merdeka Pangkalpinang Dorong Promosi Produk Lokal Jelang HUT RI
PANGKALPINANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), memperluas upaya pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Bazar UMKM Merdeka di Kecamatan Pangkalbalam pada 21–22 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti 40 pelaku UMKM itu menjadi sarana promosi produk lokal sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI).
Wakil Wali Kota (Wawali) Pangkalpinang Dessy Ayutrisna mengatakan bazar tersebut diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM sehingga produk unggulan daerah semakin dikenal masyarakat.
“Kita berharap kegiatan ini dapat membantu pelaku UMKM memasarkan produknya,” kata Dessy Ayutrisna saat membuka Bazar UMKM Merdeka, sebagaimana diberitakan Antara, Selasa (21/07/2026).
Beragam produk lokal dipamerkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari makanan dan minuman khas Bangka hingga aneka produk kekinian. Pengunjung dapat menemukan kerupuk, getas, keripik, serta berbagai kudapan tradisional yang diproduksi oleh pelaku usaha di Kecamatan Pangkalbalam.
Dessy menilai bazar menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha kecil untuk memperkenalkan hasil produksinya secara langsung kepada masyarakat sekaligus memperluas jaringan pemasaran.
“Kami sangat mengapresiasi bazar ini, karena dapat memudahkan pelaku UMKM dalam memasarkan berbagai produknya seperti makanan, minuman dan kerajinan lainnya,” katanya.
Selain menjadi ruang promosi, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari strategi Pemkot Pangkalpinang dalam menggerakkan roda perekonomian daerah melalui peningkatan aktivitas usaha masyarakat.
Menjelang HUT ke-81 RI, Pemkot Pangkalpinang berencana memperluas pelaksanaan Bazar UMKM Merdeka ke seluruh kecamatan dengan melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta pihak swasta agar semakin banyak pelaku usaha memperoleh kesempatan memasarkan produknya.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menambah penghasilan keluarga para pelaku usaha kecil ini, sehingga dapat menopang kehidupannya,” ujarnya.
Tidak hanya menghadirkan stan produk UMKM, bazar juga dilengkapi berbagai layanan publik yang dapat diakses masyarakat, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, layanan pembayaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, serta pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Kehadiran layanan tersebut diharapkan semakin mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik kegiatan. []
Redaksi01
