Harga Pangan 22 Juli Beragam, Beras Medium dan Telur Ayam Masih Menguat
JAKARTA – Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional menunjukkan pergerakan beragam pada Rabu (22/07/2026). Kenaikan masih terjadi pada beras kualitas medium, cabai rawit hijau, telur ayam ras, dan minyak goreng curah, sementara bawang, sebagian besar jenis cabai, gula premium, serta beberapa komoditas protein hewani justru mengalami penurunan berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI).
Data PIHPS BI mencatat harga beras kualitas bawah I naik 0,34 persen menjadi Rp14.750 per kilogram. Sebaliknya, beras kualitas bawah II turun 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas medium I naik 0,31 persen menjadi Rp16.400 per kilogram dan beras kualitas medium II meningkat 0,31 persen menjadi Rp16.200 per kilogram. Adapun, harga beras kualitas super I tetap bertahan di Rp17.650 per kilogram dan beras kualitas super II tidak berubah di Rp17.150 per kilogram.
Di kelompok hortikultura, tren penurunan masih mendominasi. Harga bawang merah ukuran sedang turun 4,38 persen menjadi Rp42.600 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang melemah 1,93 persen menjadi Rp43.200 per kilogram.
Pergerakan harga cabai juga didominasi pelemahan. Cabai merah besar turun 2,26 persen menjadi Rp47.550 per kilogram, cabai merah keriting turun 2,54 persen menjadi Rp46.050 per kilogram, dan cabai rawit merah terkoreksi 5,16 persen menjadi Rp55.150 per kilogram. Berbeda dengan komoditas lainnya, cabai rawit hijau justru mengalami kenaikan 0,67 persen menjadi Rp52.450 per kilogram.
Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah naik 0,24 persen menjadi Rp20.550 per liter. Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I turun 0,41 persen menjadi Rp24.200 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek II turun 0,21 persen menjadi Rp23.400 per liter.
Untuk komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium turun 0,49 persen menjadi Rp20.300 per kilogram. Adapun harga gula pasir lokal tidak mengalami perubahan dan tetap berada di level Rp19.100 per kilogram.
Sementara itu, kelompok protein hewani memperlihatkan pergerakan yang bervariasi. Harga daging ayam ras segar naik 1,04 persen menjadi Rp38.750 per kilogram. Daging sapi kualitas I meningkat tipis 0,03 persen menjadi Rp150.550 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II turun 0,46 persen menjadi Rp141.700 per kilogram. Harga telur ayam ras segar juga naik 2,07 persen menjadi Rp29.600 per kilogram.
Secara keseluruhan, dinamika harga pangan nasional masih menunjukkan fluktuasi antar-komoditas. Penurunan lebih banyak terjadi pada bawang dan mayoritas jenis cabai, sedangkan kenaikan masih bertahan pada sejumlah kebutuhan pokok seperti beras kualitas medium, cabai rawit hijau, telur ayam ras, dan minyak goreng curah, sebagaimana dilansir Bisnis, Rabu (22/07/2026). []
Redaksi01
