IHSG Ditutup Melemah 0,38 Persen pada Sesi I, Simak Saham Paling Aktif
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi pertama pada Rabu (22/07/2026) di zona negatif setelah terkoreksi 24,47 poin atau 0,38 persen ke level 6.315,55. Pelemahan tersebut terjadi di tengah aktivitas transaksi yang tetap tinggi dengan nilai perdagangan mencapai Rp11,24 triliun.
Data perdagangan menunjukkan sebanyak 28,93 miliar lembar saham berpindah tangan melalui 1,81 juta kali transaksi selama sesi pertama berlangsung. Kondisi tersebut mengindikasikan aktivitas investor tetap ramai meski indeks acuan bergerak melemah.
Di jajaran saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers), PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) memimpin setelah melonjak 34 persen ke level 67. Posisi berikutnya ditempati PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang naik 25 persen menjadi 1.625, disusul PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) yang menguat 24 persen ke level 62.
Selain itu, PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) meningkat 23,61 persen menjadi 890 dan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) naik 19,51 persen ke posisi 98.
Sementara itu, kelompok saham yang mengalami pelemahan terdalam (top losers) dipimpin PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) yang turun 14,78 persen ke level 490. Diikuti PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) yang terkoreksi 14,29 persen menjadi 114, PT SLJ Global Tbk (SULI) turun 11,32 persen ke level 94, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melemah 9,34 persen menjadi 330, serta PT MD Entertainment Tbk (FILM) yang terkoreksi 9,13 persen ke posisi 1.195.
Berdasarkan nilai transaksi (top value), saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi yang paling aktif dengan nilai perdagangan mencapai Rp1,10 triliun. Posisi berikutnya ditempati PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) senilai Rp632,32 miliar, PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp459,49 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp430,25 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp374,31 miliar, sebagaimana diberitakan Stockbit, Rabu (22/07/2026).
Dari sisi volume perdagangan (top volume), PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) mencatat transaksi terbanyak dengan 31,97 juta lembar saham. Selanjutnya PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebanyak 21,74 juta lembar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 19,35 juta lembar, WMUU 18,04 juta lembar, serta ZATA sebanyak 8,11 juta lembar.
Di kawasan regional, mayoritas bursa saham Asia bergerak bervariasi. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,21 persen menjadi 67.038,17, Indeks Shanghai Stock Exchange (SSE) Composite China menguat 0,50 persen ke level 3.883,58, dan Indeks Straits Times Singapura bertambah 0,29 persen menjadi 5.542,61. Sebaliknya, Indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,84 persen ke posisi 24.923,77.
Pergerakan tersebut mencerminkan sentimen pasar yang masih beragam di kawasan Asia, sementara pelaku pasar domestik tetap mencermati dinamika perdagangan global dan faktor internal yang memengaruhi arah IHSG pada sesi berikutnya. []
Redaksi01
