Tekan Inflasi, Pemkab Lampung Utara Gelar Pasar Murah

LAMPUNG UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara memperkuat langkah pengendalian inflasi dengan menggelar pasar murah yang menyediakan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut sekaligus diarahkan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Pasar Murah Pengendalian Inflasi Daerah itu dilaksanakan pada Rabu (12/08/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di halaman Pemerintah Daerah Lampung Utara. Kegiatan dibuka untuk masyarakat umum sebagai salah satu upaya Pemkab Lampung Utara menjaga daya beli di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lampung Utara, Hendri, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menyediakan barang dengan harga lebih rendah, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menahan tekanan inflasi.

“Pasar murah ini kami hadirkan agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Langkah ini sekaligus upaya nyata pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujar Hendri.

Sebagaimana diberitakan Bongkar Post, Rabu, (12/08/2026), Pemkab Lampung Utara menilai stabilitas harga perlu terus dijaga karena perubahan harga kebutuhan pokok dapat langsung memengaruhi pengeluaran rumah tangga. Kondisi tersebut menjadi perhatian terutama ketika permintaan masyarakat berpotensi meningkat menjelang momentum tertentu, termasuk peringatan hari kemerdekaan.

Disperindag Lampung Utara juga terus mendorong pelaksanaan operasi pasar murah di berbagai wilayah. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan barang sekaligus memastikan distribusi kebutuhan pokok tetap merata hingga masyarakat di wilayah kecamatan.

Pengawasan terhadap pasokan menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Pemkab Lampung Utara berkoordinasi dengan mitra penyedia barang untuk memastikan kualitas kebutuhan pokok tetap terjaga dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Upaya pengawasan juga diarahkan untuk mengantisipasi praktik penimbunan maupun kenaikan harga yang tidak wajar. Dengan pasokan yang tersedia dan distribusi yang berjalan baik, pemerintah berharap gejolak harga dapat ditekan sebelum memberikan dampak lebih besar terhadap masyarakat.

Pasar murah tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) dan sejumlah pelaku usaha pendukung. Kolaborasi itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat ketersediaan kebutuhan pokok sekaligus memberikan alternatif belanja bagi masyarakat.

Hendri berharap masyarakat dapat memanfaatkan pasar murah tersebut secara optimal. Ia juga mengajak warga untuk tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat lain sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan secara lebih luas.

“Kami berharap kehadiran pasar murah ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, sebagai wujud perhatian pemerintah di momen peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun ini,” tambahnya.

Pelaksanaan pasar murah diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Pemkab Lampung Utara dalam menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok. Dengan penguatan pasokan, pengawasan distribusi, dan koordinasi bersama pelaku usaha, stabilitas harga diharapkan tetap terjaga sekaligus membantu masyarakat mempertahankan daya beli. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *