Mojokerto Mati Listrik Kamis 13 Agustus 2026, Cek Daerah Terdampak
MOJOKERTO – Sejumlah pelanggan listrik di Kecamatan Trowulan dan Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dijadwalkan mengalami penghentian sementara aliran listrik pada Kamis (13/08/2026). Pemadaman berlangsung sekitar empat jam, mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB, seiring pelaksanaan pemeliharaan jaringan distribusi oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mojokerto melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Mojokerto Kota.
Pemeliharaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan jaringan dan memastikan sistem distribusi listrik tetap berfungsi secara optimal. Selama pekerjaan berlangsung, pelanggan di sejumlah titik yang masuk dalam wilayah pemeliharaan perlu mengantisipasi terhentinya aktivitas yang bergantung pada pasokan listrik.
Sebagaimana diberitakan KabarTerdepan, Kamis, (13/08/2026), wilayah yang terdampak mencakup sebagian Desa Watesumpak di Kecamatan Trowulan serta sejumlah desa dan fasilitas umum maupun usaha di Kecamatan Sooko.
Di Kecamatan Trowulan, penghentian pasokan listrik menyasar sebagian wilayah Desa Watesumpak dan kawasan di sekitarnya. Sementara itu, cakupan pemadaman di Kecamatan Sooko relatif lebih luas karena meliputi beberapa desa, fasilitas kesehatan, perbankan, satuan kewilayahan, lembaga pendidikan, kawasan permukiman, hingga sejumlah badan usaha.
Desa yang masuk dalam daftar wilayah terdampak di Kecamatan Sooko meliputi Desa Gemekan, Desa Kedungmaling, Desa Brangkal, Desa Blimbingsari, Desa Klinterejo, serta sebagian Desa Sambiroto.
Sejumlah fasilitas yang berada di kawasan tersebut juga diperkirakan ikut terdampak selama pekerjaan berlangsung. Di antaranya Rumah Sakit (RS) Dian Husada, Bank Negara Indonesia (BNI) Brangkal, Bank Jatim Kedungmaling, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Sooko, Kecamatan Sooko, Kepolisian Sektor (Polsek) Sooko, dan Komando Rayon Militer (Koramil) Sooko.
Selain fasilitas pelayanan publik, daftar wilayah terdampak mencakup Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 54.613.13, Perum Grand Kencana, SDTIE Al Anwar, Dealer HINO Jampirogo, Kantor Pos Unit Brangkal, PT Prabu Jaya Anugerah, Jalan Gemekan-Jampirogo, SMK Asy Syarif, Perum Kharisma Brangkal, CV Ar Ridlo, Fan Chung Cun Plant Brangkal, Suwadji Pabrik Es Kedungmaling, serta UD Sampurna Jaya dan lingkungan di sekitarnya.
PLN melakukan penghentian sementara pasokan listrik tersebut untuk memberikan ruang bagi petugas melaksanakan pekerjaan pemeliharaan pada jaringan distribusi. Langkah ini ditujukan untuk mendukung keberlangsungan layanan listrik sekaligus mengurangi potensi gangguan akibat kondisi jaringan yang membutuhkan perawatan.
Masyarakat dan pelaku usaha yang berada di lokasi terdampak diimbau mengatur aktivitas sebelum pekerjaan dimulai. Salah satu langkah yang dapat dilakukan ialah memastikan perangkat elektronik dan peralatan penunjang aktivitas telah memiliki daya cadangan yang mencukupi selama pasokan listrik terhenti.
PLN juga mengingatkan pelanggan yang menggunakan generator set atau genset agar tidak langsung menghubungkannya dengan instalasi listrik PLN. Penggunaan genset harus dipisahkan dari instalasi PLN guna mencegah risiko gangguan maupun kecelakaan kelistrikan ketika jaringan kembali mendapatkan tegangan.
Waktu pemadaman yang dijadwalkan dapat berubah sesuai kondisi pekerjaan di lapangan. Apabila pemeliharaan dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal, PLN akan melakukan penormalan tegangan sehingga aliran listrik dapat kembali digunakan pelanggan sebelum pukul 13.00 WIB.
Dengan adanya pemberitahuan tersebut, pelanggan di wilayah Trowulan dan Sooko diharapkan dapat menyesuaikan kegiatan, terutama aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, pendidikan, perdagangan, serta kegiatan usaha yang membutuhkan pasokan listrik secara terus-menerus. Persiapan lebih awal diharapkan dapat meminimalkan dampak penghentian sementara listrik selama proses pemeliharaan berlangsung. []
Redaksi01
