100 Lebih UMKM Ramaikan Pameran HUT Jateng ke-81
SEMARANG – Lebih dari 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah memanfaatkan pameran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Jawa Tengah untuk memperkenalkan sekaligus memperluas pasar produknya. Kegiatan yang berlangsung 20-22 Agustus 2026 di halaman Kantor Gubernur dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah itu menghadirkan beragam produk, mulai dari kuliner hingga fesyen dan kerajinan.
Pameran tersebut tidak hanya melibatkan UMKM dari Jawa Tengah, tetapi juga pelaku usaha dari sejumlah provinsi lain, di antaranya Jawa Timur, Sumatera Barat, Banten, dan Lampung. Kehadiran pelaku usaha lintas daerah membuat kegiatan tersebut menjadi ruang pertukaran produk sekaligus peluang memperluas jaringan pasar.
Beragam produk makanan dan minuman, kerajinan, fesyen, serta produk kreatif lainnya dipamerkan kepada masyarakat. Pengunjung juga dapat melihat langsung karakteristik produk dari berbagai daerah dalam satu lokasi.
Selain stan UMKM, pameran turut menampilkan program dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sektor swasta, lembaga lainnya, serta provinsi mitra yang telah menjalin kerja sama dengan Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurut dia, jumlah UMKM di Jawa Tengah hampir mencapai 4,8 juta unit yang tersebar di 35 kabupaten/kota.
Pembinaan terhadap jutaan pelaku usaha tersebut diarahkan pada sejumlah aspek, antara lain akses permodalan, pemasaran, dan packaging. Pemerintah daerah berharap dukungan tersebut dapat membuat pelaku usaha semakin mandiri dan mampu mengembangkan skala bisnisnya.
“Kami ingin mereka bisa berdaya guna sehingga ekonomi kerakyatan bisa berkembang. Ini bagian dari pengembangan ekonomi berbasi desa dan kota,” kata Luthfi usai Opening Ceremony Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah dan meninjau pameran UMKM pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Data pembinaan menunjukkan upaya tersebut terus berjalan. Pada triwulan I 2026, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Jawa Tengah tercatat membina 199.781 UMKM. Jumlah itu meningkat 1.001 UMKM dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
UMKM binaan tersebut juga memiliki kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan data yang disampaikan, sekitar 1,38 juta tenaga kerja terserap oleh UMKM binaan Pemprov Jawa Tengah.
Pameran UMKM menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah yang mengusung tema “Wolung Puluh Siji, Gumregut Nyawiji”. Tema tersebut membawa pesan mengenai pentingnya kebersamaan, persatuan, dan kolaborasi dalam pembangunan daerah.
“Kami berharap dengan adanya pameran ini, UMKM kita akan terus tumbuh dan naik kelas,” Luthfi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah tidak hanya diisi pameran UMKM. Sejumlah agenda lain juga disiapkan untuk masyarakat.
Menurut Sumarno, job fair berlangsung di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah pada 20-21 Agustus 2026. Agenda kemudian berlanjut dengan Fun Run 8,1K di Pekan Raya Promosi dan Pembangunan (PRPP) pada 22 Agustus 2026, serta konser band lokal dan KLa Project pada hari yang sama.
Rangkaian kegiatan tersebut selanjutnya ditutup dengan Jateng Bersholawat di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah. Informasi mengenai pameran UMKM dan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah tersebut sebagaimana diberitakan Ngopibareng, Kamis, (20/08/2026).
Dari sisi pengunjung, keberagaman produk menjadi salah satu daya tarik utama pameran. Safina Tunajati, salah seorang pengunjung, menilai kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal produk dari berbagai daerah tanpa harus mendatangi daerah asalnya.
“Menarik sekali, bisa merasakan dan menikmati produk-produk dari berbagai daerah. Sekalian mau nostalgia dengan makanan-makanan daerah,” ujar dia.
Menurut Safina, kehadiran produk kuliner dari berbagai daerah membuat pameran semakin menarik karena pengunjung dapat mencoba makanan sekaligus mengenang cita rasa khas daerah. Ia berharap momentum HUT ke-81 dapat menjadi pendorong kemajuan Jawa Tengah dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pameran tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah, tetapi juga mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat dan membuka peluang pengembangan pasar. Dengan jumlah UMKM binaan yang besar serta penyerapan tenaga kerja yang mencapai sekitar 1,38 juta orang, penguatan sektor ini diharapkan terus berlanjut agar semakin banyak pelaku usaha mampu berkembang dan naik kelas. []
Redaksi01
