Jadwal Damri Tana Tidung-Malinau dan Tanjung Selor, Catat Jam Berangkatnya

TANA TIDUNG – Calon penumpang Perusahaan Umum (Perum) DAMRI dari Kabupaten Tana Tidung (KTT) menuju Tanjung Selor dan Malinau perlu menyesuaikan waktu kedatangan dengan jadwal keberangkatan bus. Khusus perjalanan menuju Malinau, penumpang diminta sudah berada di lokasi keberangkatan sedikitnya 30 menit sebelum bus berangkat.

Imbauan tersebut disampaikan karena masih ditemukan calon penumpang yang terlambat datang dan akhirnya tertinggal bus, terutama pada layanan menuju Malinau yang memiliki jadwal keberangkatan sejak pagi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Tidung Arief Prasetiawan mengatakan penumpang perlu memperhitungkan waktu kedatangan agar tidak kehilangan kesempatan menggunakan layanan angkutan tersebut.

“Sering terjadi calon penumpang yang ketinggalan Damri terutama yang tujuan ke Malinau karena berangkatnya cukup pagi.

Jadi penumpang itu sebaiknya sudah ada di terminal minimal 30 menit sebelum jadwal,” ujar Arief.

Layanan DAMRI dari KTT tersedia untuk sejumlah tujuan di Kalimantan Utara, antara lain Tanjung Selor di Kabupaten Bulungan dan Malinau. Lokasi pool DAMRI berada di Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, KTT, tepat di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR PKP).

Untuk rute KTT-Tanjung Selor, DAMRI melayani perjalanan setiap hari dengan jadwal keberangkatan pukul 10.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Tarif perjalanan disesuaikan dengan titik keberangkatan dan tujuan.

Penumpang dari Tideng Pale menuju Tanjung Selor dikenakan tarif Rp85 ribu. Tarif yang sama berlaku untuk perjalanan dari Sesayap dan Sekatak Buji menuju Tanjung Selor.

Sementara itu, perjalanan Tideng Pale menuju Panca Agung atau Pimping dikenakan tarif Rp80 ribu. Penumpang dari Panca Agung menuju Tanjung Selor membayar Rp60 ribu, sedangkan perjalanan Tideng Pale-Sekatak Buji dikenakan tarif Rp50 ribu.

Perjalanan dari Kecamatan Sesayap menuju Tanjung Selor diperkirakan memerlukan waktu sekitar empat jam. Bus yang digunakan untuk rute tersebut memiliki kapasitas hingga 45 penumpang.

Adapun rute KTT-Malinau menyediakan dua pilihan keberangkatan setiap hari, yakni pagi dan sore. Pada Selasa, (15/09/2026), bus dijadwalkan berangkat pukul 08.00 WITA dan 15.00 WITA.

Tarif perjalanan KTT-Malinau ditetapkan Rp40 ribu per penumpang. DAMRI juga melayani perjalanan menuju sejumlah desa yang berada di sepanjang jalur tersebut.

Penumpang dengan tujuan Desa Seputuk, Desa Belayan Ari, dan Desa Kapuak dikenakan tarif masing-masing Rp20 ribu. Sementara tarif menuju Sesua sebesar Rp30 ribu.

Bus DAMRI rute KTT-Malinau berkapasitas 19 penumpang dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu setengah jam. Dengan pilihan dua jadwal dalam sehari, penumpang memiliki alternatif keberangkatan pagi maupun sore, tetapi tetap perlu memperhatikan waktu tiba di lokasi agar tidak tertinggal bus.

Informasi mengenai jadwal dan tarif tersebut penting diperhatikan masyarakat yang membutuhkan angkutan darat dari KTT menuju pusat pemerintahan provinsi maupun Malinau, sebagaimana diberitakan Tribunkaltara, Selasa, (15/09/2026). []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *