Mulai 1 Oktober, Argo Muria, Sindoro, Merbabu Jadi KA Muria

SEMARANG – Penumpang kereta api (KA) rute Semarang-Jakarta mulai 1 Oktober 2026 perlu menyesuaikan pencarian jadwal dan pemesanan tiket karena tiga nama layanan, yakni KA Argo Muria, KA Argo Sindoro, dan KA Argo Merbabu, akan menggunakan satu identitas baru, yaitu KA Muria.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang menyiapkan 12 perjalanan KA Muria setiap hari untuk melayani relasi Stasiun Semarang Tawang-Gambir pulang-pergi. Layanan tersebut menggunakan rangkaian sembilan kereta kelas eksekutif dengan kapasitas 450 tempat duduk.

Manajer Hubungan Masyarakat (Humas) KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan penyatuan nama tersebut dilakukan untuk menyederhanakan identitas layanan sehingga lebih mudah dikenali pelanggan.

“Mulai 1 Oktober 2026, pelanggan akan mengenal perjalanan yang sebelumnya menggunakan nama Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu dengan satu identitas, yaitu KA Muria,” ujarnya kepada Kompas, Selasa (22/09/2026).

“Nama yang lebih sederhana diharapkan semakin mudah diingat saat pelanggan mencari jadwal maupun memesan tiket,” tambahnya.

Perubahan nama itu membuat seluruh perjalanan pada rute Semarang Tawang-Gambir dan sebaliknya akan tampil dengan nama KA Muria. Karena itu, calon penumpang yang sebelumnya terbiasa mencari tiga nama layanan tersebut perlu menggunakan kata kunci KA Muria saat mengecek jadwal keberangkatan mulai 1 Oktober 2026.

Untuk perjalanan dari Semarang Tawang menuju Gambir, terdapat enam jadwal. KA Muria nomor perjalanan KA 23 berangkat pukul 05.50 WIB dan tiba pukul 11.10 WIB. Selanjutnya, KA 17 berangkat pukul 07.00 WIB dan tiba pukul 12.10 WIB.

KA 27 berangkat pukul 14.00 WIB dan tiba pukul 19.16 WIB, sedangkan KA 21A berangkat pukul 16.55 WIB dan tiba pukul 22.11 WIB. Dua perjalanan lainnya, yakni KA 25, berangkat pukul 19.00 WIB dan tiba pukul 00.20 WIB, serta KA 19 yang berangkat pukul 22.40 WIB dan tiba pukul 03.50 WIB.

Adapun dari Gambir menuju Semarang Tawang, KA 26 berangkat pukul 06.00 WIB dan tiba pukul 11.20 WIB. KA 20A berangkat pukul 07.15 WIB dan tiba pukul 12.29 WIB, sementara KA 24 berangkat pukul 12.00 WIB dan tiba pukul 17.20 WIB.

Berikutnya, KA 18 berangkat pukul 16.45 WIB dan tiba pukul 21.55 WIB. KA 28 berangkat pukul 19.45 WIB dan tiba pukul 01.01 WIB, sedangkan KA 22 berangkat pukul 22.40 WIB dan tiba pukul 03.55 WIB.

Variasi waktu keberangkatan tersebut memberikan pilihan bagi pelanggan yang memiliki kebutuhan perjalanan berbeda antara Semarang dan Jakarta. Dalam perjalanannya, KA Muria melayani pemberhentian di Stasiun Pekalongan, Tegal, Cirebon, Bekasi, Jatinegara, dan Gambir.

Sejumlah perjalanan juga memiliki pemberhentian tambahan di Stasiun Batang, Pemalang, dan Karawang. Dengan demikian, pola perjalanan tetap memberikan akses bagi penumpang dari sejumlah wilayah yang berada di sepanjang lintasan Semarang-Jakarta.

Luqman mengatakan penguatan nama KA Muria akan dilakukan secara bertahap. Perubahan tersebut sekaligus diarahkan untuk membangun satu identitas layanan yang lebih mudah dikenali pelanggan pada rute tersebut.

“Penyederhanaan identitas ini dilakukan secara bertahap. Kami ingin KA Muria semakin kuat sebagai nama yang mudah dikenali dan menjadi identitas perjalanan KAI pada relasi Semarang Tawang–Gambir,” terang Luqman.

“Dengan 9 kereta dan kapasitas 450 tempat duduk, KA Muria juga diharapkan dapat terus memberikan pilihan perjalanan yang nyaman bagi pelanggan,” sambungnya.

Sebagaimana diberitakan Kompas, Selasa (22/09/2026), KAI mengimbau pelanggan yang sebelumnya menggunakan KA Argo Muria, KA Argo Sindoro, maupun KA Argo Merbabu untuk mencari nama KA Muria saat melihat jadwal atau melakukan pemesanan tiket untuk keberangkatan mulai 1 Oktober 2026. Jadwal perjalanan dan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI serta kanal resmi penjualan tiket KAI. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *