PLN ULP Mattirotasi Umumkan Jadwal Pemadaman, Mulai Siang hingga Malam
PAREPARE – Pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Mattirotasi perlu bersiap menghadapi pengaturan beban listrik pada Selasa (22/09/2026). Pemadaman dijadwalkan berlangsung dalam tiga sesi, mulai pukul 12.30 hingga 21.30 WITA, dengan lokasi terdampak tersebar di sejumlah jalan, fasilitas publik, kawasan permukiman, hingga pelabuhan.
Pengaturan beban tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan yang dilakukan untuk menjaga keandalan sistem dan mendukung keberlangsungan layanan listrik.
Sesi pertama berlangsung pukul 12.30–16.30 WITA. Wilayah yang masuk dalam jadwal meliputi PDAM Jenderal Sudirman, Jalan Hikmah, Jalan Abubakar Lambogo, Jalan A. Makkulau, Jalan H. Jamil Ismail, Jalan Kebun Sayur, Jalan Bayam Kebun Sayur, Jalan Takkalao, Jalan H. M. Arsyad, Jalan Sapta Marga, Jalan Cempae, Jalan Jompie, Jalan Lauleng, serta kawasan Industri Kecil dan sekitarnya.
Selanjutnya, pengaturan beban pada sesi kedua dijadwalkan pukul 16.00–19.00 WITA. Sejumlah lokasi yang terdampak antara lain Jalan Reformasi, Jalan Masjid Jabal Nur, Jalan H. P. Cara, Jalan H. Agussalim, Rumah Sakit (RS) Sumantri, Jalan Bau Massepe sekitar KFC, Jalan A. Mallarangeng, Jalan Pancasila Selatan, Jalan Mangga, Kepolisian Sektor (Polsek) Pelabuhan, serta Pelabuhan Nusantara dan sekitarnya.
Sementara itu, sesi ketiga berlangsung pukul 18.30–21.30 WITA. Wilayah terdampak mencakup Jalan Gelora Mandiri, Jalan Timurama, serta kawasan Stadion Gelora dan sekitarnya.
Dengan jadwal yang berlangsung hingga malam, pelanggan yang tinggal atau beraktivitas di wilayah tersebut perlu menyesuaikan kegiatan, terutama yang bergantung pada listrik untuk penerangan, koneksi internet, pompa air, perangkat kerja, dan peralatan usaha.
Masyarakat juga dapat melakukan sejumlah persiapan sebelum pemadaman berlangsung. Telepon seluler dan powerbank dapat diisi penuh, sedangkan lampu darurat atau senter disiapkan untuk mengantisipasi pemadaman pada sore hingga malam hari.
Peralatan elektronik yang sedang tidak digunakan juga disarankan dimatikan dan, bila diperlukan, dicabut dari sumber listrik. Langkah tersebut dapat membantu mengantisipasi kondisi saat aliran listrik kembali menyala setelah pekerjaan pemeliharaan selesai.
PLN mengingatkan jadwal pengaturan beban tersebut bersifat estimasi. Waktu maupun durasi pemadaman dapat berubah sesuai kebutuhan teknis di lapangan, kestabilan sistem, serta aspek keselamatan petugas selama pekerjaan berlangsung.
Listrik juga dapat kembali menyala lebih cepat apabila pekerjaan selesai sebelum batas waktu yang telah dijadwalkan. Sebaliknya, pelanggan perlu mengantisipasi kemungkinan penyesuaian apabila pekerjaan membutuhkan penanganan lebih lanjut, sebagaimana diberitakan Tribuntrends, Senin, (21/9/2026).
Pelanggan yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan laporan terkait kelistrikan dapat menggunakan aplikasi PLN Mobile. Pengaduan juga dapat disampaikan melalui Contact Center (Kode Area) 123.
Masyarakat diimbau memanfaatkan kanal resmi PLN untuk memperoleh informasi terbaru maupun menyampaikan laporan apabila terjadi gangguan kelistrikan di wilayah masing-masing. []
Redaksi01
