Pasar Murah Gianyar Diserbu Warga, Antrean Mengular Sejak Pagi

0
antre-sejak-subuh-warga-serbu-pasar-murah-jelang-800-2026-10-28-123036_0

GIANYAR – Warga mulai mengantre sejak pukul 06.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA) untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar di area food court Alun-alun Gianyar, Rabu (28/10/2026). Tingginya antusiasme tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap pangan terjangkau menjelang Hari Raya Saraswati dan Pagerwesi sekaligus mendorong upaya pengendalian inflasi daerah.

Pasar murah yang dijadwalkan mulai pukul 07.30 WITA itu digelar sebagai respons atas permintaan Lurah Gianyar untuk menekan inflasi dan mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang hari raya keagamaan. Warga bahkan sudah memadati lokasi satu jam sebelum kegiatan resmi dibuka, sebagaimana diberitakan Balipost, Rabu, (28/10/2026).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gde Raka Suryadiputra, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Melalui pasar murah ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok secara mudah dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan ini juga merupakan langkah konkret Pemkab Gianyar dalam mengantisipasi inflasi daerah, khususnya menjelang hari raya Saraswati dan Pagerwesi,” ujarnya.

Berbagai kebutuhan rumah tangga disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, telur ayam ras, gas liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram, daging olahan, hingga buah-buahan seperti anggur, pir, apel, dan jeruk. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, pasar murah juga menyediakan perlengkapan sarana upacara untuk mendukung kebutuhan masyarakat menjelang perayaan keagamaan.

Menurut Suryadiputra, jumlah warga yang datang sebelum jadwal pembukaan menunjukkan bahwa kegiatan semacam ini dibutuhkan masyarakat, terutama ketika kebutuhan rumah tangga meningkat menjelang hari raya.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami merencanakan kegiatan dimulai pukul 07.30 WITA, tetapi masyarakat sudah mengantre sejak pukul 06.30 WITA. Ini menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Pemkab Gianyar berharap pasar murah dapat membantu menjaga daya beli warga sekaligus meringankan pengeluaran rumah tangga di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok. Pemerintah daerah juga berkomitmen memantau ketersediaan stok dan menjaga stabilitas harga pangan agar kebutuhan masyarakat menjelang Saraswati dan Pagerwesi tetap terpenuhi.

Meski demikian, keberlanjutan pengendalian harga tidak hanya bergantung pada pelaksanaan pasar murah, tetapi juga pada pemantauan pasokan dan perkembangan harga kebutuhan pokok di pasaran. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kestabilan harga serta memastikan masyarakat Gianyar memperoleh akses terhadap bahan pangan dengan harga yang terjangkau. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *