Hari Sumpah Pemuda 2026, Pemkab Kukar Buka Peluang bagi Generasi Muda

0
IMG-20261028-WA0063

Kegiatan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Rabu (28/10/2026).

Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 dimanfaatkan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri untuk mengajak generasi muda meningkatkan kualitas diri, mengembangkan usaha produktif, dan mengambil peran dalam pembangunan melalui 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik.

ADVERTORIAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong generasi muda menjadi penggerak pembangunan daerah dengan memanfaatkan peluang pendidikan, kewirausahaan, dan pengembangan usaha produktif melalui 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas, kemandirian ekonomi, serta keterlibatan pemuda dalam kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri seusai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 di halaman Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Rabu (28/10/2026).

Aulia menegaskan, momentum Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk memiliki cita-cita besar, mengembangkan kemampuan, serta mengambil peran dalam menentukan arah pembangunan daerah, baik saat ini maupun pada masa mendatang.

“Hari ini kita memperingati Hari Sumpah Pemuda. Tentunya, kami berharap melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini, kita dapat lebih membangun pemuda-pemudi yang ada di Kabupaten Kukar. Kami berharap mereka memiliki harapan dan impian yang tinggi untuk membangun daerah tercinta, Kabupaten Kukar,” ujarnya.

Menurut Aulia, generasi muda tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian pribadi. Pemuda juga perlu terlibat dalam berbagai kegiatan produktif dan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Keterlibatan tersebut dinilai penting untuk membangun kepedulian sosial, meningkatkan kreativitas, serta memperkuat kontribusi pemuda dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Kita juga berharap para pemuda aktif dalam kegiatan-kegiatan produktif dan kemasyarakatan serta memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat Kabupaten Kukar,” kata Aulia.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Kukar menyediakan berbagai program pembangunan melalui 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik. Sejumlah program di antaranya berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi, peningkatan keterampilan, pengembangan usaha produktif, dan perluasan akses pendidikan.

Aulia menjelaskan, program-program tersebut memberikan peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membangun kemandirian sesuai potensi yang dimiliki.

“Kalau kita melihat dan membedah 17 program dedikasi, banyak sekali program yang menyasar kegiatan-kegiatan kepemudaan,” ungkapnya.

Salah satu program yang disoroti adalah 100 Ribu Petani, Peternak, Nelayan Tangguh yang diarahkan untuk mendorong pengembangan usaha produktif di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Melalui program tersebut, generasi muda diharapkan dapat melihat sektor pertanian dan perikanan sebagai peluang usaha yang mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus mendukung penguatan sektor produktif daerah.

Selain itu, Pemkab Kukar memiliki program wirausaha mandiri yang diarahkan untuk mendorong masyarakat, termasuk kalangan pemuda, mengembangkan kegiatan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Di antaranya adalah kegiatan usaha produktif melalui program 100 Ribu Petani, Peternak, Nelayan Tangguh. Kita juga memiliki program untuk wirausaha mandiri,” jelas Aulia.

Di bidang pendidikan, Pemkab Kukar juga menyediakan program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik untuk mendukung masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan.

Program tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.

“Selain itu, bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan, kita memiliki program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik,” tambahnya.

Aulia berharap berbagai program tersebut dapat dimanfaatkan generasi muda untuk meningkatkan kompetensi, mengembangkan potensi diri, serta menciptakan kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial.

Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis dalam pembangunan karena dapat berkontribusi melalui berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pertanian, kewirausahaan, hingga kegiatan kemasyarakatan.

“Ada banyak hal yang bisa dilakukan. Bahkan, sebagian besar program kita menyasar kalangan pemuda. Kita berharap pemuda menjadi aktor utama pembangunan di kabupaten ini,” tegasnya.

Aulia juga menyampaikan optimismenya terhadap kemampuan generasi muda Kukar dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah. Ia menilai semangat, kreativitas, dan kemauan untuk terus berkembang merupakan modal penting dalam menghadapi tantangan pembangunan.

“Banyak hal yang bisa kita lakukan bersama para pemuda. Kami yakin dan percaya bahwa pemuda-pemudi di Kukar dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Kami juga yakin bahwa harapan besar agar para pemuda dapat membangun Kukar, baik hari ini maupun esok hari, bisa kita wujudkan bersama,” katanya.

Lebih lanjut, Aulia menyoroti keterlibatan generasi muda dalam kepemimpinan daerah. Menurutnya, keberadaan figur muda dalam pemerintahan dapat menjadi motivasi bagi pemuda lainnya untuk meningkatkan partisipasi dalam pembangunan dan kehidupan masyarakat.

Ia mencontohkan Wakil Bupati (Wabup) Kukar yang menurutnya masih dapat dikategorikan sebagai bagian dari generasi muda.

“Hari ini, kami merasakan bagaimana atmosfer pembangunan yang dimotori oleh pemuda sangat luar biasa. Apalagi, jika kita melihat di Kukar, wakil bupatinya juga masih bisa dikategorikan sebagai pemuda. Menurut kami, hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi kita,” ungkapnya.

Aulia mengingatkan, semangat untuk berkarya dan memberikan kontribusi tidak semata-mata ditentukan oleh usia. Kemauan untuk terus bergerak, mengembangkan diri, serta mengambil bagian dalam pembangunan merupakan hal yang perlu dijaga oleh setiap generasi.

“Meskipun orang bilang bahwa umur itu hanya masalah angka, hidup itu masalah rasa. Kalau merasa muda, ya, muda terus, dong!” pungkasnya.

Melalui momentum HSP ke-98, Pemkab Kukar berharap generasi muda semakin aktif memanfaatkan program pembangunan yang tersedia untuk meningkatkan kualitas diri dan kemandirian ekonomi. Dukungan melalui 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi pemuda untuk berkarya, mengembangkan usaha, serta menjadi penggerak pembangunan daerah secara berkelanjutan. []

Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *