Program Cabai Depok 2027, Koperasi Merah Putih Dilibatkan
DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyiapkan program budi daya cabai berbasis wilayah dengan alokasi anggaran sekitar Rp10 juta per Rukun Warga (RW) pada 2027. Program ini akan melibatkan Koperasi Merah Putih untuk memenuhi kebutuhan bibit hingga pupuk, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi koperasi dan masyarakat di tingkat kelurahan.
Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan rencana tersebut dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta pola kemitraan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kota Depok Tahun 2026 di Aula Lantai 10 Gedung Dibaleka, Kompleks Balai Kota Depok, Rabu (28/10/2026), sebagaimana diberitakan Depok, Rabu, (28/10/2026).
Supian menjelaskan, alokasi anggaran sekitar Rp10 juta untuk setiap RW dapat mencapai Rp100 juta per kelurahan apabila wilayah tersebut memiliki 10 RW. Dana itu direncanakan mendukung kegiatan budi daya cabai yang melibatkan warga setempat.
“Anggarannya sekitar Rp10 juta per RW. Jika satu kelurahan memiliki 10 RW, maka anggarannya mencapai Rp100 juta per kelurahan untuk budidaya cabai,” tutupnya.
Dalam skema tersebut, Koperasi Merah Putih diharapkan berperan dalam rantai pasok kebutuhan pertanian, terutama penyediaan bibit dan pupuk. Keterlibatan koperasi diharapkan tidak hanya mendukung kegiatan produksi warga, tetapi juga memperluas aktivitas ekonomi koperasi melalui kemitraan dengan masyarakat.
Supian menilai penguatan koperasi perlu dibarengi kemampuan pengurus dalam mengenali potensi ekonomi di wilayah masing-masing. Menurut dia, setiap kelurahan memiliki karakteristik dan peluang usaha berbeda sehingga pengurus perlu aktif mengembangkan kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
“Pengurus harus memperkuat kebersamaan, meningkatkan keaktifan anggota, serta melihat peluang usaha di lingkungan kelurahan karena setiap wilayah memiliki potensi berbeda,” kata Supian Suri.
Ia juga mengingatkan pengurus agar tidak hanya mengandalkan kemitraan yang sudah terjalin. Saat ini, Koperasi Merah Putih telah memiliki kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk perusahaan ritel Indogrosir dan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog).
Pemkot Depok mendorong pengurus koperasi untuk memperluas jaringan kemitraan dan meningkatkan keterlibatan anggota agar koperasi mampu berkembang sebagai penggerak ekonomi lokal. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang juga berfokus pada pemantauan dan evaluasi perkembangan koperasi serta pola kemitraannya.
Melalui rencana budi daya cabai dan penguatan rantai pasok, Pemkot Depok berharap koperasi dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung usaha masyarakat di tingkat RW. Pelaksanaan program pada 2027 akan menjadi langkah lanjutan untuk menghubungkan potensi pertanian lokal dengan pengembangan usaha koperasi dan peningkatan kesejahteraan warga. []
Redaksi01
