IHSG Tertekan Lagi, 416 Saham Melemah pada Pembukaan Rabu

0
VuHhDuCKnl

JAKARTA – Tekanan jual mendominasi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal sesi Rabu (04/11/2026). Sebanyak 416 saham terkoreksi dan menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,41 persen ke level 4.884,16 pada pukul 09.02 WIB.

Pelemahan tersebut menunjukkan tekanan pasar masih berlanjut setelah IHSG mengalami penurunan tajam pada perdagangan sebelumnya. Mengutip data BEI melalui RTI Business, mayoritas indeks sektoral bergerak di zona negatif dengan sektor barang baku menjadi penekan utama.

Selain barang baku, pelemahan juga terjadi pada sektor energi, perindustrian, barang konsumen nonprimer, transportasi, teknologi, dan infrastruktur.

Aktivitas transaksi pada awal perdagangan tercatat mencapai 2,10 miliar saham dengan nilai sekitar Rp694,8 miliar. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, hanya 98 saham menguat, sedangkan 114 saham bergerak stagnan.

Di jajaran indeks LQ45, tekanan terbesar dialami saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang turun 5,74 persen ke Rp985 per saham. Berikutnya, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melemah 4,61 persen menjadi Rp1.760 per saham, sedangkan PT Indika Energy Tbk (INDY) terkoreksi 4,46 persen ke Rp1.715 per saham.

Meski mayoritas saham melemah, sejumlah emiten masih mampu mencatatkan penguatan. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menjadi saham dengan kenaikan terbesar di kelompok saham LQ45, yakni 2,34 persen ke Rp875 per saham.

Penguatan berikutnya dicatatkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar 1,88 persen menjadi Rp2.710 per saham. Sementara itu, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik 1,77 persen ke posisi Rp5.750 per saham.

Data pembukaan pasar tersebut sebagaimana diberitakan Kontan, Rabu (04/11/2026). Perbedaan jumlah saham yang melemah dan menguat memperlihatkan tekanan jual masih lebih dominan pada awal perdagangan, meskipun beberapa emiten berhasil bergerak positif.

Perkembangan perdagangan selanjutnya menjadi perhatian investor untuk melihat apakah tekanan jual dapat mereda atau justru berlanjut sepanjang sesi. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *