Depok UMKM Expo 2026 Jadi Momentum Pelaku Usaha Perluas Pasar
DEPOK – Peningkatan kualitas produk dan perluasan akses pasar menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Upaya tersebut didorong melalui penyelenggaraan Depok UMKM Expo 2026 oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) di Halaman Balai Kota Depok, Sabtu (07/11/2026).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok, Diah Sadiah, mengatakan keberadaan UMKM memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat. Kekuatan ekonomi daerah, menurut dia, tidak hanya bergantung pada investasi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada kemampuan masyarakat mengembangkan potensi usaha.
“Dalam hal ini, UMKM memiliki peran yang sangat penting. UMKM bukan sekadar unit usaha, tetapi merupakan bagian dari kekuatan ekonomi masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan, Sabtu (07/11/2026).
Diah menegaskan, Pemkot Depok menginginkan pelaku UMKM tidak hanya mengalami pertumbuhan dari sisi jumlah, tetapi juga memiliki kualitas produk dan daya saing yang semakin baik. Perluasan pasar dinilai penting agar usaha lokal dapat berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Pemkot Depok memandang pengembangan UMKM sebagai salah satu prioritas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami tidak ingin UMKM Kota Depok hanya bertambah jumlahnya, tetapi juga harus semakin berkualitas, berdaya saing, dan memiliki pasar yang luas,” katanya.
Untuk mencapai target tersebut, pelaku usaha didorong melakukan pembenahan dari berbagai aspek. Langkah yang perlu diperkuat meliputi inovasi produk, peningkatan mutu, perbaikan kemasan, pemenuhan legalitas usaha, hingga pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pemasaran.
Menurut Diah, pengembangan UMKM tidak dapat hanya mengandalkan intervensi pemerintah. Keterlibatan pelaku usaha dan masyarakat diperlukan agar produk lokal memperoleh dukungan pasar yang berkelanjutan.
“Kemajuan UMKM bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami berharap seluruh pelaku UMKM tidak cepat puas dengan apa yang telah dicapai,” ungkapnya.
Ia juga meminta pelaku usaha terus meningkatkan kapasitas melalui pembelajaran, inovasi, dan penguatan jejaring. Upaya tersebut diharapkan membuka peluang pengembangan usaha sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.
“Teruslah belajar, berinovasi, membangun jejaring, dan jadikan setiap kesempatan sebagai langkah untuk mengembangkan usaha menjadi lebih baik. Kepada seluruh masyarakat Kota Depok, mari kita bangun kebanggaan terhadap produk lokal,” katanya.
Diah turut mengajak masyarakat berperan aktif mendukung keberlangsungan usaha lokal dengan memilih produk UMKM dalam kegiatan konsumsi sehari-hari. Dukungan tersebut diharapkan membantu menciptakan pasar yang lebih kuat bagi produk yang dihasilkan pelaku usaha daerah.
“Mari kita mulai dari hal sederhana, yaitu membeli, menggunakan, dan mempromosikan produk UMKM Kota Depok,” tutupnya.
Melalui Depok UMKM Expo 2026, Pemkot Depok berharap pengembangan usaha lokal tidak berhenti pada kegiatan promosi, tetapi berlanjut pada peningkatan kualitas, penguatan jaringan pemasaran, dan perluasan pasar. Dengan demikian, UMKM dapat tumbuh sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat dan kesejahteraan keluarga. []
Redaksi01
