Bunga Deposito BRI, BNI, Mandiri September 2026, Mana Tertinggi?

JAKARTA – Nasabah yang mencari instrumen simpanan dengan imbal hasil terukur dapat membandingkan penawaran deposito dari tiga bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Hingga Senin (07/09/2026), tingkat bunga yang ditawarkan ketiga bank tersebut berbeda berdasarkan pilihan tenor, dengan BRI mencatat bunga tertinggi sebesar 3,00% per tahun.

Perbedaan bunga tersebut menjadi salah satu pertimbangan nasabah sebelum menentukan tempat menempatkan dana. Selain besaran imbal hasil, jangka waktu penyimpanan dan jumlah setoran awal juga perlu diperhatikan karena masing-masing bank memiliki ketentuan yang berbeda.

Pada BRI, deposito rupiah menawarkan bunga 3,00% per tahun untuk tenor 1, 3, dan 6 bulan. Sementara itu, nasabah yang memilih jangka waktu lebih panjang, yakni 12, 24, dan 36 bulan, mendapatkan bunga sebesar 2,50% per tahun.

Dengan demikian, tingkat bunga tertinggi BRI saat ini berada pada tenor 1 hingga 6 bulan. Penawaran tersebut mengalami perubahan dibandingkan ketentuan sebelumnya. Bunga tenor 1 bulan turun dari 3,25% menjadi 3,00%, sedangkan tenor 3 bulan turun dari 3,50% menjadi 3,00%.

Untuk tenor 12, 24, dan 36 bulan, bunga juga turun dari sebelumnya 3,00% menjadi 2,50%. Adapun bunga deposito tenor 6 bulan tetap berada di level 3,00%.

Berbeda dengan BRI, BNI menawarkan deposito rupiah dengan setoran awal mulai Rp5 juta. Pilihan jangka waktu yang tersedia meliputi 1, 3, 6, 12, dan 24 bulan.

Bunga deposito BNI tidak dibedakan berdasarkan jumlah dana yang ditempatkan. Dengan demikian, nasabah yang menempatkan dana di bawah Rp100 juta memperoleh persentase bunga yang sama dengan nasabah pada kelompok nominal yang lebih tinggi.

Untuk tenor 1 bulan, BNI memberikan bunga sebesar 2,25% per tahun. Bunga kemudian naik menjadi 2,50% untuk tenor 3 bulan. Tingkat bunga tertinggi BNI berada pada tenor 6 bulan, yakni 2,75% per tahun.

Sementara itu, deposito dengan tenor 12 dan 24 bulan di BNI sama-sama memperoleh bunga 2,50% per tahun.

Bank Mandiri menawarkan pilihan pembukaan deposito melalui kantor cabang maupun aplikasi Livin’ by Mandiri. Untuk pembukaan melalui aplikasi tersebut, nasabah dapat menempatkan dana mulai dari Rp1 juta.

Bunga deposito reguler Bank Mandiri berlaku sama pada seluruh kelompok nominal. Dengan kata lain, besar kecilnya dana yang ditempatkan tidak mengubah persentase bunga yang diperoleh nasabah.

Untuk tenor 1 dan 3 bulan, Bank Mandiri menetapkan bunga sebesar 2,25% per tahun. Sementara deposito dengan jangka waktu 6, 12, dan 24 bulan memperoleh bunga 2,50% per tahun.

Dari ketiga bank tersebut, BRI menawarkan tingkat bunga deposito tertinggi sebesar 3,00% per tahun. Posisi berikutnya ditempati BNI dengan bunga maksimal 2,75%, sedangkan Bank Mandiri menawarkan bunga maksimal 2,50%.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa nasabah perlu mencocokkan pilihan deposito dengan kebutuhan likuiditas. Deposito berjangka pendek dapat menjadi pilihan bagi nasabah yang ingin menjaga fleksibilitas pencairan, sedangkan penempatan dengan tenor lebih panjang dapat dipertimbangkan sesuai tujuan pengelolaan dana.

Di sisi lain, deposito memiliki karakteristik berbeda dengan instrumen investasi yang nilainya dapat berubah mengikuti kondisi pasar. Dana deposito mendapatkan bunga sesuai kesepakatan awal dan jangka waktu yang dipilih nasabah.

Keamanan dana juga menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih deposito perbankan. Simpanan nasabah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam pemantauan tersebut, tingkat bunga penjaminan LPS berada di level 3,75%, meningkat dari sebelumnya 3,50%.

Perubahan kondisi suku bunga global turut menjadi faktor yang perlu dicermati perbankan. Kenaikan suku bunga sejumlah bank sentral dan tekanan inflasi dapat memengaruhi kondisi suku bunga secara keseluruhan.

Di dalam negeri, kondisi likuiditas perbankan, pergerakan nilai tukar rupiah, serta perubahan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) menjadi sejumlah faktor yang turut diperhatikan dalam menentukan strategi penghimpunan dana.

Informasi mengenai tingkat bunga deposito BRI, BNI, dan Bank Mandiri tersebut sebagaimana diberitakan Cnbc Indonesia, Senin (07/09/2026). Nasabah tetap perlu memperhatikan ketentuan masing-masing bank, tenor, nilai penempatan, serta aturan penjaminan sebelum menentukan pilihan deposito. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *