Gebyar Bank Nagari Dongkrak Omzet UMKM dan Wisata Kota Solok

SOLOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Solok menilai pelaksanaan Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari yang digelar di ruang terbuka mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat dan meningkatkan kunjungan ke daerah. Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, transaksi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) disebut mengalami peningkatan signifikan.

Wali Kota (Wako) Solok, Ramadhani Kirana Putra, mengatakan konsep acara yang digelar di luar ruangan membuat masyarakat lebih mudah mengakses kegiatan dibanding pelaksanaan sebelumnya yang biasanya berlangsung terbatas di hotel atau gedung tertutup.

“Namun kali ini, Bank Nagari menghadirkan konsep berbeda dengan menggelar acara di ruang terbuka, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat luas,” katanya, sebagaimana dilansir Infosumbar, Minggu, (10/05/2026).

Menurut Ramadhani, dampak kegiatan tersebut tidak hanya dirasakan sektor perbankan, tetapi juga langsung menyentuh pelaku usaha lokal. Ia menyebut peningkatan aktivitas ekonomi terlihat dari ramainya transaksi jual beli selama acara berlangsung.

“Kami melihat langsung ada multiplier effect, terutama bagi pedagang dan pelaku UMKM. Transaksi jual beli meningkat selama tiga hari kegiatan ini berlangsung,” ujarnya.

Selain mendorong aktivitas ekonomi, kegiatan tersebut juga dinilai memperkuat literasi keuangan masyarakat. Wako Solok menyebut kehadiran Bank Nagari melalui kegiatan publik membuat masyarakat semakin dekat dengan layanan perbankan daerah.

“Selama event ini, kita merasakan adanya peningkatan literasi perbankan. Masyarakat semakin dekat dengan Bank Nagari dan mulai tumbuh kesadaran bahwa Bank Nagari adalah milik masyarakat Sumatera Barat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Pemkot Solok dan Bank Nagari selama ini telah berjalan melalui dukungan pembiayaan bagi UMKM, termasuk kerja sama dengan Bank Nagari Syariah dalam pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Kota Solok disebut menjadi satu-satunya daerah di Sumatera Barat yang telah memindahkan RKUD ke sistem syariah.

“Kerja sama ini tentu akan terus dilanjutkan, termasuk dalam pembinaan pelaku UMKM agar semakin berkembang,” jelasnya.

Pemkot Solok juga memanfaatkan momentum kegiatan tersebut untuk mempromosikan potensi wisata daerah melalui sejumlah booth yang disiapkan bagi pengunjung. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk memperluas promosi daerah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Selama kegiatan ini, kunjungan meningkat dan masyarakat luar jadi lebih mengenal Kota Solok. Kami juga siapkan booth promosi wisata,” tutupnya. []

Penulis: Yashirli Mulyadi | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *