Harga Sembako Jatim Bergerak Beragam, Minyak Goreng Curah Naik 1,51%

SURABAYA – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Jawa Timur (Jatim) bergerak beragam pada Sabtu (19/09/2026). Minyak goreng curah mencatat kenaikan paling tinggi secara persentase, yakni 1,51 persen menjadi Rp20.777 per kilogram, sementara beberapa komoditas seperti bawang merah dan daging ayam justru mengalami penurunan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jatim yang dipantau pada pukul 09.42 WIB, minyak goreng curah naik Rp308 atau 1,51 persen dibandingkan harga sebelumnya. Minyak goreng kemasan sederhana juga meningkat Rp172 atau 0,91 persen menjadi Rp19.034 per liter.

Kenaikan turut terjadi pada daging sapi paha belakang yang berada di level Rp132.145 per kilogram, atau meningkat Rp217 atau 0,16 persen. Cabai merah keriting juga naik Rp173 atau 0,47 persen menjadi Rp37.340 per kilogram.

Di sisi lain, sejumlah komoditas mencatat penurunan harga. Bawang merah turun Rp250 atau 0,96 persen menjadi Rp25.822 per kilogram. Daging ayam ras turun Rp227 atau 0,58 persen menjadi Rp38.875 per kilogram.

Penurunan lebih besar secara persentase terjadi pada daging ayam kampung yang turun Rp1.445 atau 2,08 persen menjadi Rp68.113 per ekor. Cabai merah besar juga turun Rp624 atau 2,43 persen menjadi Rp25.000 per kilogram.

Komoditas pangan lain masih berada pada harga rata-rata yang tercatat dalam sistem Siskaperbapo Jatim. Beras premium berada di Rp15.156 per kilogram dan beras medium Rp13.036 per kilogram. Gula kristal putih tercatat Rp17.271 per kilogram.

Untuk minyak goreng, harga kemasan premium berada di Rp22.185 per liter, sedangkan minyak goreng Minyakita Rp16.068 per liter. Telur ayam ras tercatat Rp24.912 per kilogram dan telur ayam kampung Rp46.007 per kilogram.

Harga susu kental manis Bendera tercatat Rp12.372 per kemasan 370 gram, sedangkan Indomilk Rp12.385 per kemasan dengan ukuran yang sama. Adapun susu bubuk Bendera berada di Rp41.545 per kemasan 400 gram dan Indomilk Rp41.487 per kemasan.

Untuk komoditas lainnya, harga garam bata tercatat Rp1.648 per buah dan garam halus Rp9.496 per kilogram. Cabai rawit merah berada di Rp63.549 per kilogram, sedangkan bawang putih jenis Sinco/Honan Rp28.800 per kilogram. Harga gas elpiji 3 kilogram tercatat Rp19.926.

Perubahan harga pangan dapat dipengaruhi berbagai faktor, antara lain keseimbangan permintaan dan pasokan, kondisi cuaca, biaya produksi, kebijakan pemerintah, nilai tukar, inflasi, hingga kelancaran distribusi. Gangguan produksi akibat cuaca atau kendala logistik dapat mengurangi pasokan dan mendorong harga komoditas tertentu naik.

Sebaliknya, ketika pasokan lebih besar dibandingkan permintaan, harga berpotensi mengalami penurunan. Perbedaan kondisi pasokan dan permintaan tersebut membuat harga sejumlah bahan pangan dapat bergerak berbeda pada periode yang sama.

Data Siskaperbapo tersebut merupakan harga rata-rata tingkat Jatim sehingga harga yang dibayarkan masyarakat dapat berbeda antara satu pasar dan wilayah dengan wilayah lainnya. Pemantauan harga secara berkala diperlukan untuk melihat perkembangan komoditas pangan dan perubahan biaya kebutuhan rumah tangga. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *