Jadwal DAMRI Tana Tidung-Malinau Hari Ini, Berangkat Pukul 08.00 dan 15.00

TANA TIDUNG – Warga Kabupaten Tana Tidung (KTT) kini memiliki dua pilihan waktu keberangkatan setiap hari untuk bepergian menuju Kabupaten Malinau menggunakan layanan Perusahaan Umum Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (Perum DAMRI). Bus yang berangkat dari terminal di Tideng Pale tersebut dijadwalkan melayani perjalanan pukul 08.00 WITA dan 15.00 WITA dengan tarif Rp40.000 per penumpang.

Layanan tersebut menjadi salah satu pilihan transportasi darat yang menghubungkan dua kabupaten bertetangga di Kalimantan Utara (Kaltara). Perjalanan KTT menuju Malinau melalui jalur darat diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KTT Arief Prasetiawan mengatakan layanan DAMRI tidak hanya melayani tujuan akhir Malinau, tetapi juga mengangkut penumpang menuju sejumlah wilayah yang berada di sepanjang jalur perjalanan.

“Bus Damri itu kan sudah kita buka rute Tideng Pale lewat Seputuk sampai ke Malinau. Satu hari itu ada dua kali trip PP (pulang pergi),” ujar Arief.

Untuk keberangkatan Senin (14/09/2026), bus pertama meninggalkan terminal DAMRI di Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, KTT, pada pukul 08.00 WITA. Bus berikutnya dijadwalkan berangkat pada pukul 15.00 WITA.

Terminal tersebut berada di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta kawasan permukiman KTT. Lokasi ini menjadi titik awal perjalanan menuju Malinau melalui jalur Seputuk.

Tarif perjalanan hingga Malinau ditetapkan Rp40.000 per orang. Sementara itu, masyarakat yang hanya bepergian menuju daerah yang dilalui bus dapat menggunakan tarif sesuai jarak tujuan.

Penumpang dengan tujuan Desa Seputuk, Desa Belayan Ari, dan Desa Kapuak dikenakan tarif masing-masing Rp20.000. Adapun perjalanan menuju Sesua dikenakan tarif Rp30.000.

Dengan kapasitas maksimal 19 penumpang, layanan tersebut menyediakan pilihan perjalanan bagi warga yang membutuhkan mobilitas antara KTT dan Malinau maupun menuju sejumlah desa di sepanjang rute.

Informasi mengenai jadwal dan layanan tersebut disampaikan Arief kepada Tribunkaltara saat ditemui di kantornya di Jalan Perintis, sebagaimana diberitakan Tribunkaltara, Senin, (14/09/2026).

Dua jadwal keberangkatan setiap hari memberikan alternatif waktu bagi masyarakat dalam mengatur perjalanan, baik untuk keperluan pekerjaan, aktivitas ekonomi, maupun kebutuhan lainnya. Keberadaan rute tersebut juga memperkuat konektivitas darat antarwilayah di Kaltara.

Bagi warga yang hendak menggunakan layanan DAMRI, keberangkatan dapat disesuaikan dengan dua waktu yang tersedia, yakni pukul 08.00 WITA dan 15.00 WITA. Dengan durasi perjalanan sekitar 1,5 jam menuju Malinau, layanan tersebut menjadi salah satu pilihan transportasi darat bagi masyarakat di sepanjang jalur KTT-Malinau. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *