Jadwal Kapal RoRo Sabang–Banda Aceh 14 Juli 2026, Simak Jam Keberangkatan Terbaru
SABANG – Layanan penyeberangan lintasan Pelabuhan Balohan, Kota Sabang menuju Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, maupun rute sebaliknya kembali dilayani tiga kali keberangkatan pada Selasa (14/07/2026). Dua armada Kapal Motor Penyeberangan (KMP), yakni KMP BRR dan KMP Aceh Hebat 2, disiapkan untuk melayani mobilitas penumpang serta kendaraan dengan waktu tempuh sekitar dua jam.
Selain kapal roll-on/roll-off (RoRo) yang melayani penumpang dan kendaraan, lintasan Banda Aceh–Sabang juga dioperasikan kapal cepat yang khusus mengangkut penumpang. Namun, layanan kapal RoRo tetap menjadi pilihan utama bagi pengguna jasa yang membawa kendaraan pribadi maupun angkutan barang.
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, Andre Setiawan, menjelaskan jadwal pelayaran KMP BRR dan KMP Aceh Hebat 2 untuk lintasan Sabang–Banda Aceh dan sebaliknya pada Selasa (14/07/2026), sebagaimana diberitakan RRI, Selasa (14/07/2026).
Untuk keberangkatan dari Pelabuhan Balohan menuju Pelabuhan Ulee Lheue, KMP BRR dijadwalkan berlayar pukul 08.00 WIB dan 16.30 WIB, sedangkan KMP Aceh Hebat 2 berangkat pada pukul 12.00 WIB.
Sementara itu, dari Pelabuhan Ulee Lheue menuju Pelabuhan Balohan, KMP Aceh Hebat 2 melayani keberangkatan pukul 08.00 WIB dan 16.30 WIB. Adapun KMP BRR dijadwalkan bertolak pada pukul 12.00 WIB.
PT ASDP Indonesia Ferry juga mengingatkan bahwa jadwal pelayaran dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi cuaca dan keselamatan pelayaran di perairan Banda Aceh–Sabang. Apabila terjadi lonjakan jumlah penumpang maupun kendaraan, layanan penyeberangan dapat diperkuat dengan pengoperasian KMP Papuyu.
Untuk tarif penyeberangan, tiket penumpang kelas ekonomi dewasa dipatok Rp35.000 per orang, sedangkan bayi dikenakan tarif Rp4.200. Penumpang yang memilih layanan VIP dikenai tarif Rp46.000 untuk anak-anak dan Rp58.000 bagi penumpang dewasa.
Adapun tarif kendaraan roda dua sebesar Rp68.000 per unit dan telah termasuk tiket pengendaranya. Sementara kendaraan roda empat dikenakan tarif Rp457.000 per unit yang sudah mencakup lima penumpang. Untuk bus, tarif penyeberangan ditetapkan Rp985.000 per unit termasuk 16 penumpang.
Dengan beroperasinya dua armada secara bergantian, layanan penyeberangan Banda Aceh–Sabang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat dan wisatawan sekaligus menjaga kelancaran distribusi barang menuju Pulau Weh. []
Redaksi01
