Kampanye Air Bersih, PAM JAYA Manfaatkan Ajang JEKATE RUN
JAKARTA – Perluasan layanan air bersih di Jakarta tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat. Untuk memperkuat kesadaran publik mengenai kebutuhan tersebut, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PAM JAYA akan memanfaatkan ajang JEKATE RUN 2026 sebagai sarana edukasi yang dipadukan dengan kampanye gaya hidup sehat.
Kegiatan lari yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember 2026 itu menjadi salah satu pendekatan PAM JAYA untuk menjangkau warga dari berbagai kalangan. Perusahaan juga memanfaatkan momentum car free day (CFD) guna memperkenalkan pentingnya penggunaan air bersih sekaligus menyosialisasikan target pemerataan layanan air bersih di Ibu Kota pada 2029.
Direktur Utama (Dirut) PAM JAYA Arief Nasrudin mengatakan, dukungan dan kolaborasi masyarakat diperlukan agar target perluasan layanan tersebut dapat tercapai. Menurut dia, edukasi publik menjadi bagian penting dalam mendorong pemahaman warga mengenai kebutuhan air bersih Jakarta ke depan.
“Kami perlu mengajak kolaborasi dari masyarakat, menginfokan tentang gimana pentingnya air bersih untuk Jakarta ke depannya 2029 kita harus selesai di layanan,” ujar Arief dalam konferensi pers peluncuran JEKATE RUN 2026 di Halte Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Minggu, 8 November 2026.
Arief menilai kegiatan olahraga dapat menjadi ruang interaksi yang efektif untuk menyampaikan pesan perusahaan kepada masyarakat. Melalui rangkaian kegiatan kesehatan dan program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR), PAM JAYA berupaya mendekatkan edukasi layanan air bersih kepada warga.
“Rangkaian kesehatan dan CSR, juga kondisi di mana kita mengampanyekan brand PAM JAYA agar masyarakat lebih mudah lagi tahu tentang gimana nanti kita mengedukasi air bersih untuk masyarakat Jakarta,” ujar Arief.
Partisipasi PAM JAYA dalam JEKATE RUN 2026 merupakan bagian dari upaya perusahaan menggabungkan kampanye kesehatan, pengenalan perusahaan, dan edukasi lingkungan. Informasi tersebut sebagaimana diberitakan Metro TV dalam laporan peluncuran JEKATE RUN 2026, Minggu (08/11/2026).
Melalui pendekatan tersebut, PAM JAYA berharap pesan mengenai pentingnya air bersih dapat menjangkau lebih banyak warga. Edukasi publik diharapkan berjalan beriringan dengan pengerjaan infrastruktur sehingga target pemerataan layanan air bersih di Jakarta pada 2029 dapat tercapai. []
Redaksi01
