Kekurangan SDM dan Fasilitas, RSUD Kerang Tetap Upayakan Layanan Optimal

RSUD Kerang Paser mengoptimalkan layanan kesehatan 24 jam meski masih menghadapi keterbatasan SDM dan fasilitas medis.

PASER – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kerang terus mengoptimalkan layanan kesehatan terpadu melalui penguatan fasilitas medis dan layanan spesialis yang beroperasi selama 24 jam. Namun, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) serta fasilitas penunjang masih menjadi kendala utama dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

RSUD Kerang saat ini mengoperasikan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam sebagai layanan utama kegawatdaruratan. Layanan tersebut didukung oleh sejumlah poli spesialis, di antaranya Poli Anak, Poli Gigi, Poli Penyakit Dalam, dan Poli Kandungan, serta layanan penunjang seperti fisioterapi dan konsultasi gizi.

Selain itu, rumah sakit juga memiliki layanan laboratorium medis untuk membantu proses penegakan diagnosis pasien, yang kemudian ditindaklanjuti melalui Instalasi Farmasi guna memastikan ketersediaan serta penggunaan obat secara tepat.

Dalam wawancara pada Jumat (24/04/2026), pihak RSUD Kerang mengungkapkan bahwa keterbatasan SDM masih menjadi kendala dalam operasional pelayanan.

Kasi Pelayanan RSUD Kerang, Tohiroh

Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan RSUD Kerang, Tohiroh, menyampaikan bahwa jumlah tenaga yang terbatas membuat sejumlah pekerjaan harus dirangkap oleh petugas di lapangan. “SDM-nya sangat kurang, sehingga banyak pekerjaan dirangkap oleh tenaga pelayanan, mulai dari perawat hingga petugas laboratorium,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut turut berdampak pada koordinasi antarunit yang belum sepenuhnya optimal dalam pelaksanaan di lapangan.

Sementara itu, dokter gigi RSUD Kerang, Nilam Sri Rahmawati, menyoroti keterbatasan fasilitas medis yang masih perlu ditingkatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih maksimal. “Gedungnya sudah bagus, tapi sayang kalau tidak didukung dengan peralatan yang memadai,” ungkapnya.

Selain persoalan SDM dan fasilitas, beban kerja staf administrasi juga meningkat akibat pengelolaan data dan sistem kepegawaian yang cukup kompleks.

Meski demikian, pihak RSUD Kerang memastikan pelayanan kepada pasien tetap berjalan dengan baik. Setiap keluhan masyarakat dinilai masih dalam batas wajar dan terus ditindaklanjuti oleh petugas terkait.

RSUD Kerang berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, khususnya dalam pemenuhan tenaga kesehatan dan kelengkapan fasilitas medis, agar pelayanan dapat berjalan lebih efektif, cepat, dan merata bagi masyarakat di Paser. []

Penulis: Darwanti| Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *