MTI dan Serikat Pekerja Perkuat Sinergi Sambut Merger BUMN Logistik
JAKARTA – Penguatan hubungan industrial menjadi fokus PT Multi Terminal Indonesia (MTI) dan Serikat Pekerja MTI (SPMTI) menjelang proses integrasi dan penggabungan entitas badan usaha milik negara (BUMN) sektor logistik, dengan kesepakatan bersama untuk menjaga produktivitas kerja serta memastikan layanan operasional terminal tetap berjalan optimal.
Kesepakatan itu dicapai dalam perundingan bipartit antara manajemen dan serikat pekerja pada Senin (18/05/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat sinergi internal agar transformasi bisnis dan agenda merger BUMN logistik dapat berjalan lebih terukur.
Manajemen MTI menilai hubungan kerja yang profesional dan solid dengan pekerja menjadi modal penting dalam mendukung keberlangsungan pelayanan kepada pelanggan sekaligus menjaga stabilitas operasional selama proses integrasi berlangsung.
“Manajemen PT Multi Terminal Indonesia dan Serikat Pekerja selama ini telah menjalin komunikasi yang efektif, dimana hal ini mencerminkan kedewasaan hubungan industrial antara Manajemen dan Serikat Pekerja. Kesepakatan ini menjadi fondasi penting bagi kami untuk terus bergerak maju bersama meningkatkan produktivitas perusahaan dan mendukung agenda besar penggabungan entitas BUMN logistik. Kedua belah pihak telah bersepakat untuk bersama mengedepankan prinsip akuntabilitas dan Good Corporate Governance (GCG) dalam mengawal proses ini,” ujar Sucahyo.
Ketua SPMTI, Nurtakim, menegaskan keterbukaan komunikasi antara pekerja dan manajemen dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kolaborasi saat perusahaan memasuki fase transformasi bisnis. Seluruh pekerja disebut siap mendukung peningkatan disiplin dan produktivitas.
“Kami mengapresiasi keterbukaan jajaran Manajemen PT MTI, khususnya Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut), yang selama ini telah membuka ruang dialog bipartit secara intensif. Seluruh Pekerja MTI siap bahu-membahu dengan Manajemen guna mendongkrak kedisiplinan dan produktivitas kerja untuk mensukseskan agenda penggabungan entitas BUMN logistik,” kata Nurtakim, sebagaimana diberitakan Antara, Rabu, (20/05/2026).
Sinergi antara manajemen dan pekerja diproyeksikan menjadi salah satu fondasi perusahaan dalam menghadapi perubahan struktur bisnis serta memperkuat posisi MTI dalam ekosistem logistik nasional. Dengan kolaborasi yang dijaga, perusahaan diharapkan mampu memenuhi target operasional sekaligus beradaptasi pada skema baru BUMN logistik. []
Penulis: PR Wire | Penyunting: Redaksi01
