Pemkab Tana Toraja Siapkan 500 Tabung Elpiji 3 Kg Murah untuk Warga Mengkendek

TANA TORAJA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja menyiapkan 500 tabung elpiji 3 kilogram (kg) bersubsidi untuk masyarakat di Kecamatan Mengkendek melalui operasi pasar murah. Program tersebut digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga serta memastikan masyarakat memperoleh bahan bakar rumah tangga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Operasi pasar dijadwalkan berlangsung di Kantor Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, pada Kamis (23/07/2026) mulai pukul 13.00 WITA. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemkab Tana Toraja bersama Pertamina Patra Niaga dan agen penyalur PT Alea Putri Gas untuk memperluas akses masyarakat terhadap elpiji bersubsidi.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat dapat membeli elpiji 3 kg dengan harga sesuai HET, yakni Rp22.000 per tabung. Kebijakan tersebut diharapkan mampu membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan praktik penjualan di atas harga resmi.

Agar penyaluran berlangsung tepat sasaran, panitia menetapkan sejumlah persyaratan. Warga diwajibkan membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat melakukan pembelian, sementara setiap KTP hanya diperbolehkan menebus satu tabung elpiji bersubsidi.

Kuota yang disediakan pada operasi pasar kali ini mencapai 500 tabung dan diperuntukkan khusus bagi masyarakat Kecamatan Mengkendek. Karena jumlahnya terbatas, warga diimbau datang lebih awal serta mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan agar proses distribusi berjalan tertib.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga ketersediaan energi bersubsidi bagi masyarakat yang berhak menerima manfaat. Selain membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, operasi pasar diharapkan dapat mengurangi potensi penimbunan maupun lonjakan harga di tingkat pengecer.

Informasi mengenai pelaksanaan operasi pasar tersebut disampaikan Pemkab Tana Toraja bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga dan PT Alea Putri Gas, sebagaimana diberitakan Replik News, Rabu (22/07/2026). Dengan distribusi yang diawasi dan mekanisme pembelian yang dibatasi, pemerintah berharap penyaluran elpiji bersubsidi semakin tepat sasaran serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *