PLN Umumkan Pemadaman Listrik Banjarmasin, Ini Wilayah Terdampak
BANJARMASIN – Aktivitas warga di sejumlah kawasan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berpotensi terganggu pada Senin (07/09/2026) menyusul penghentian sementara pasokan listrik yang dijadwalkan berlangsung hingga tiga setengah jam. Pelanggan di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ahmad Yani diminta menyiapkan kebutuhan listrik sebelum gangguan berlangsung.
Penghentian pasokan listrik tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 12.00 hingga 15.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Gangguan terutama perlu diantisipasi oleh rumah tangga dan pelaku usaha yang menjalankan aktivitas pada siang hari dan bergantung pada pasokan listrik.
Wilayah yang masuk dalam area terdampak antara lain Karya Tani, Pembina IV, Kompleks D’Padis, R Land, Rahayu Ujung, serta kawasan di sekitarnya.
Informasi mengenai penghentian pasokan tersebut disampaikan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banjarmasin. Gangguan kali ini berkaitan dengan penanganan gangguan kelistrikan, sehingga PLN mengerahkan sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan jaringan.
Kondisi tersebut membuat durasi penghentian pasokan bersifat estimasi. Waktu pemulihan dapat menyesuaikan situasi yang ditemukan petugas di lapangan selama proses penanganan berlangsung. Informasi ini sebagaimana diberitakan Tribuntrends, Senin (07/09/2026).
Bagi warga, persiapan dapat dilakukan dengan mengisi daya telepon seluler, komputer jinjing, perangkat komunikasi, dan peralatan lain yang dibutuhkan sebelum pukul 12.00 WITA. Lampu darurat atau sumber penerangan alternatif juga sebaiknya disiapkan untuk mengantisipasi apabila proses pemulihan berlangsung lebih lama dari perkiraan.
Peralatan elektronik yang tidak diperlukan selama gangguan juga sebaiknya diamankan. Langkah tersebut dapat membantu mengurangi risiko terhadap perangkat ketika pasokan listrik kembali menyala setelah proses penanganan jaringan selesai.
Pelaku usaha di kawasan terdampak juga perlu menyesuaikan kegiatan operasional. Aktivitas yang membutuhkan mesin, pendingin, perangkat kasir, jaringan internet, atau peralatan berbasis listrik dapat dipersiapkan dengan alternatif sementara agar kegiatan usaha tidak terhenti sepenuhnya.
Gangguan pasokan kali ini berbeda dengan pemadaman yang dilakukan secara terjadwal untuk pekerjaan pemeliharaan rutin. Penanganan gangguan membuat petugas harus menyesuaikan tindakan berdasarkan kondisi jaringan sehingga waktu normalisasi dapat berubah mengikuti perkembangan di lapangan.
PLN mengarahkan sumber daya yang tersedia untuk mempercepat pemulihan sekaligus menekan dampak gangguan terhadap pelanggan. Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak diharapkan mengikuti informasi terbaru selama proses penanganan berlangsung.
Pelanggan yang membutuhkan informasi maupun mengalami gangguan dapat menggunakan aplikasi PLN Mobile. Masyarakat juga dapat menghubungi layanan Contact Center PLN 123 untuk memperoleh informasi mengenai kondisi kelistrikan.
Dengan mengetahui wilayah dan perkiraan waktu penghentian pasokan sejak awal, warga dapat mengatur ulang aktivitas, menyiapkan perangkat yang diperlukan, serta mengantisipasi kegiatan usaha yang bergantung pada listrik. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi dampak gangguan hingga pasokan kembali normal. []
Redaksi01
