PNM Perkuat Ekonomi Pesisir Rinca Lewat Pemberdayaan UMKM

MANGGARAI BARAT – Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir di Desa Pasir Panjang, Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah dan Permodalan Nasional Madani (PNM) dengan fokus pada pengembangan usaha ultra mikro berbasis potensi lokal dan pariwisata.

Kunjungan kerja Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman pada Rabu, (26/04/2026), menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan program pemberdayaan yang menyasar masyarakat, khususnya perempuan prasejahtera yang sebagian besar bergantung pada sektor perikanan.

Dalam kegiatan tersebut, PNM bersama pemerintah daerah menghadirkan sejumlah program terintegrasi, mulai dari pelatihan kewirausahaan hingga peningkatan literasi keuangan. Salah satunya melalui program Membina dan Memberdaya (Mba Maya) yang ditujukan bagi nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha dan kualitas produk.

Selain aspek ekonomi, PNM juga memperluas intervensi sosial melalui penyediaan fasilitas edukasi berupa Ruang Pintar PNM yang berkolaborasi dengan Pojok Baca Rinca, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat pesisir.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan bahwa program pemberdayaan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Alhamdulillah rangkaian kegiatan kami di NTT bersama Pak Gubernur NTT dan PNM berjalan baik, termasuk mendorong peningkatan alokasi dana KUR untuk masyarakat. Kami juga berkunjung ke Desa Pasir Panjang, Kepulauan Rinca, untuk berdialog langsung dengan ibu-ibu nasabah binaan PNM,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Warta Ekonomi, Rabu, (29/04/2026).

“Mereka menyampaikan bahwa program Mekaar sangat membantu perekonomian dan kebutuhan sehari-hari, dan ke depan diharapkan semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat dari PNM,” lanjutnya.

Desa Pasir Panjang yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui integrasi sektor ekonomi pesisir dan pariwisata. Pendekatan pemberdayaan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan, tetapi juga pada penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah, PNM menargetkan perluasan akses pembiayaan dan pendampingan usaha secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir sekaligus berkontribusi pada pengurangan kemiskinan ekstrem di wilayah NTT. []

Penulis: Belinda Safitri | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *