Ponpes Maslahatul Ummah Curah Sawo Probolinggo Siap Cetak Santri Berakhlak Hafidz dan Hafidhah 

PROBOLINGGO – Pondok pesantren Maslahatul Ummah Desa Curah Sawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo yang diasuh Kiyai Mohammad Akiduddin S.Sos, M.Pd menerapkan santri berakhlak mencetak Hafidz dan Hafidhah.

Pesantren bukan sekedar tempat belajar membaca kitab atau menghafal pelajaran. Ia adalah ruang tempat waktu mengajarkan kesabaran, kebersamaan, mengajarkan keikhlasan, dan kehidupan sehari – hari mengajarkan arti menjadi manusia yang beradab.

“Semoga semuanya mendapatkan Ilmu yang banyak dan barokah

Mungkin hari ini ada yang datang dengan mata berbinar. Ada pula yang diam – diam menyembunyikan air mata karena harus berpisah dengan rumah. Semua itu wajar. Sebab setiap perjalanan besar selalu diawali dengan langkah yang berani.

Pesantren bukan sekedar tempat belajar membaca kitab atau menghafal pelajaran. Ia adalah ruang tempat waktu mengajarkan kesabaran, kebersamaan, mengajarkan keikhlasan, dan kehidupan sehari – hari mengajarkan arti menjadi manusia yang beradab.

Karena itu, Pesantren harus menjadi tempat yang menghadirkan rasa aman. Tempat dimana setiap santri merasa diterima, dihormati, dan dimuliakan. Tidak ada ruang bagi kekerasan, tidak ada tempat bagi perundungan, tidak ada kemuliaan dalam merendahkan sesama.

“Jika suatu hari kalian menjadi lebih kuat, jadilah pelindung, bukan penindas. Jika suatu hari nanti kalian menjadi lebih pandai, jadilah pembimbing, sebab kemuliaan seseorang santri bukan diukur dari seberapa banyak ia ditakuti, melainkan dari seberapa banyak ia menghadirkan ketenangan bagi orang-orang disekitarnya,”ungkapnya.

Kiyai Mohammad Akiduddin mengajak untuk menjaga pesantren sebagaimana rumah sendiri dengan saling menghormati, saling menguatkan, saling mengingatkan dalam kebaikan, dan saling mendoakan dalam kebaikan dan keberkahan.

Semoga dari bilik – bilik sederhana Pesantren Tahfidz Maslahatul Ummah ini lahir generasi yang kokoh imannya, luas Ilmunya, lembut Akhlaknya, dan besar manfaatnya bagi agama, nusa dan bangsa serta kemanusiaan.

Santri kuat, Pesantren Digdaya, Indonesia Hebat.” Ungkapnya Pengasuh Maslahatul ummah. (adl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *