Program Sekolah Rakyat Target 2026 Terealisasi, Gus Haris : Semua Sudah Clear

Bupati Probolinggo dr. H. Muhammad Haris, M.Kes saat menghadiri agenda Rapat Paripurna DPRD sekaligus Penandatangan Kesepakatan Bersama Pencanangan KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, sekaligus menyampaikan update perkembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Program Sekolah Rakyat, pada Kamis (20/8/2026). (Foto : Rachmat Effendi)

PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten Probolinggo saat ini sedang mempersiapkan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yakni Program Sekolah Rakyat dengan menyiapkan lahan seluas sekitar tujuh hektare di Desa Asembakor Kecamatan Kraksaan. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan survei lapangan bersama tim Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI, pada 1 Juli 2026 yang lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung Bupati Probolinggo dr. H. Muhammad Haris, M.Kes saat menghadiri agenda Rapat Paripurna DPRD sekaligus Penandatangan Kesepakatan Bersama Pencanangan KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 pada Kamis (20/8/2026).

Menurut Bupati yang akrab disapa Gus Haris, ada beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) sejak awal sudah dipersiapkan, tetapi tidak semua daerah memiliki kesiapan lahan.

“Ini yang kemudian jadi pembahasan yang cukup serius, tapi ini semua sudah clear dan selesai yang diharapkan segera direalisasikan oleh pemerintah pusat, target tahun 2026 program Sekolah Rakyat segera dibangun,” ujar Gus Haris.

Namun kata Gus Haris, semua perlu persiapan yang matang termasuk pengadaan, butuh anggaran apalagi Proyek Strategis Nasional (PSN) agak berbeda dengan proyek lainnya seperti MBG maupun KDMP.

“Yang pasti PSN Sekolah Rakyat ini akan menyedot anggaran fiskal kita, ini yang harus menghitung dengan cermat keterbatasan fiskal kita harus hati-hati,” jelas Gus Haris yang merupakan Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo ini.

Diakui Gus Haris, kehati-hatian itu menyangkut masih banyaknya kebutuhan pembangunan disektor infrastruktur, namun Gus Haris meyakinkan akan dipercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Probolinggo.

“Harapannya ini betul-betul bermanfaat sesuai dengan keinginan pemerintah pusat, meskipun kita ada beberapa hal terkait kearifan lokal kondisi satu daerah berbeda, nah ini yang akan kita sesuaikan dengan keberadaan sekolah rakyat ini tidak mendegradasi keberadaan lembaga-lembaga yang ada di pelosok, itu yang kita harapkan ada win-win solution,” ungkapnya.

Lebih jauh Gus Haris menyebut, guna mempersiapkan pembangunan sekolah rakyat selalu bersinergi dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial (Kemensos) RI selaku leading sectornya.

“Pak Menteri Sosial kan sudah dua atau tiga kali datang meninjau langsung lokasi, kita akan selalu support bagaimana caranya bisa segera terealisasi,”pungkas Gus Haris. (rac)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *