RUPST Bank Mandiri 2026: Manajemen Dirombak, Timothy Utama Tetap Menjabat
JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menetapkan perombakan struktur manajemen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Rabu (29/04/2026), sebagai langkah lanjutan memperkuat tata kelola dan penyegaran kepemimpinan perusahaan.
Keputusan tersebut diambil dalam forum RUPST yang dimulai pukul 14.00 WIB dan sempat mengalami skors selama lebih dari dua jam sebelum dilanjutkan kembali pada pukul 18.55 WIB. Agenda perubahan pengurus menjadi penutup rapat atau mata acara kesepuluh.
Dalam keputusan rapat, pemegang saham menyepakati pemberhentian Timothy Utama dari jabatan Direktur Operasional (Operations). Namun, pada saat yang sama, Timothy kembali diangkat untuk menduduki posisi yang sama dalam susunan direksi terbaru.
Perubahan juga terjadi pada jajaran Dewan Komisaris. Pemegang saham memutuskan memberhentikan Muhammad Yusuf Ateh dari posisinya sebagai komisaris perseroan.
Langkah restrukturisasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang terus berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, bank tersebut telah melakukan perombakan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Maret 2025, yang juga mencakup pembagian dividen dan penyesuaian pengurus.
Selain itu, perusahaan juga sempat menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Agustus 2025 untuk menetapkan Direktur Utama baru, serta kembali melakukan perubahan melalui RUPSLB pada Desember 2025 untuk mengisi posisi Komisaris Utama.
Melalui rangkaian perubahan tersebut, posisi Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen kini dijabat oleh Zulkifli Zaini sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan tata kelola perusahaan.
Keputusan dalam RUPST ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas manajemen serta memperkuat kinerja perusahaan di tengah tantangan industri perbankan yang terus berkembang, sebagaimana dilansir CNBC Indonesia, Rabu, (29/04/2026). []
Penulis: Donny Setiawan | Penyunting: Redaksi01
